Kolaborasi AirAsia MOVE dan Kemenpar Sukses Tarik 68 Ribu Lebih Turis Malaysia

AirAsia MOVE dan Kemenpar sukses tarik 68 ribu+ turis Malaysia (Juli-Okt 2025). Kampanye #MacamLokal sasar Gen Z.

bogortraffic.com, JAKARTA – Melalui rangkaian inisiatif digital dan luring terintegrasi, data AirAsia MOVE mencatat peningkatan sebanyak 2.636 turis asal Malaysia, dengan total kunjungan mencapai lebih dari 68 ribu orang dalam 50 hari.

Keberhasilan meningkatkan jumlah kunjungan tersebut berkat kerjasama terpadu antara AirAsia MOVE, sebuah online travel agency, dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar).

Bacaan Lainnya

Kerja sama terpadu ini dilaksanakan selama periode Juli – Oktober 2025 untuk memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar Malaysia.

Sejalan dengan kampanye utama Kemenpar yang bertajuk “Wonderful Indonesia”, kolaborasi bertema #MacamLokal ini mengajak turis Malaysia menikmati kuliner, budaya, alam, dan keramahan masyarakat Indonesia secara langsung.

Kampanye ini diwujudkan dalam berbagai aktivitas, seperti familiarisation trip bersama KOL Malaysia, promo tiket pesawat dan hotel di aplikasi AirAsia MOVE, hingga konten digital yang menyoroti keindahan Nusantara.

Kampanye mencakup kota utama, seperti Jakarta, Medan, dan Surabaya, serta kota wisata, Bandung dan Yogyakarta.

Kemitraan ini turut mendukung industri pariwisata lokal, serta memperkuat pelestarian budaya di tengah dinamika kawasan Asean.

Arbi Wienandar, Country Head AirAsia MOVE Indonesia mengungkapkan, Melalui sinergi antara data, teknologi, dan promosi digital, kami dapat mendorong peningkatan wisatawan asing, serta pertumbuhan industri lokal secara berkelanjutan.

“Kedepan, AirAsia MOVE berkomitmen untuk terus mendukung visibilitas pariwisata Indonesia ke lebih banyak daerah, serta menarik lebih banyak potensi turis dari kawasan Asean.” tutur Arbi Wienandar

Sementara itu, Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, menambahkan,

“Kemitraan dengan AirAsia MOVE merupakan contoh nyata sinergi publik-swasta yang efektif dalam memajukan industri pariwisata nasional. Dengan peningkatan lebih dari dua ribu wisatawan Malaysia, kami dapat mengidentifikasi pola perjalanan yang lebih spesifik, merancang strategi pemasaran yang lebih relevan, juga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat global,” tandas Ni Made Ayu Marthini.

Temuan Menarik: Gen Z Hingga Perburuan Produk Lokal

Selain menghasilkan capaian jumlah wisatawan yang signifikan, data internal AirAsia MOVE juga mencatat sejumlah temuan menarik mengenai tren perjalanan turis Malaysia:

* Millennial dan Gen Z Penggerak Utama: Pelancong Malaysia yang datang ke Indonesia didominasi oleh segmen milenial dan Gen Z, dengan 74% berusia 20–44 tahun.

Generasi ini dikenal aktif bepergian dan gemar membagikan momen perjalanan di media sosial, menciptakan efek domino bagi promosi wisata secara organik.

* Produk Lokal Diburu: Riset internal AirAsia MOVE menemukan bahwa jenama kosmetik dan fashion indie Indonesia kini tengah naik daun di kalangan masyarakat Negeri Jiran.

Selain itu, membeli bahan kain dan interaksi langsung dengan kuliner khas, pasar tradisional, dan produk kriya menjadi magnet tersendiri.

* Keterjangkauan Harga Tetap Utama: Tercatat lebih dari 5.300 pengguna melakukan pencarian tiket pesawat dari Malaysia menuju kota-kota utama Indonesia setiap harinya.

Mereka umumnya menghabiskan waktu 2–3 malam di Indonesia, dengan rata-rata pengeluaran Rp730 ribu per malam untuk akomodasi. Pola ini mengindikasikan kecenderungan untuk memilih liburan singkat yang mengutamakan keterjangkauan harga.

Temuan-temuan menarik ini menegaskan semangat kolaborasi antara AirAsia MOVE dan Kementerian Pariwisata RI dalam memajukan pariwisata Indonesia.

Keduanya akan terus melangkah bersama untuk menghadirkan program yang relevan dan berdaya saing global.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan