bogortraffic.com, SANGATTA— Langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus bergulir dari wilayah lingkar tambang Kalimantan Timur. PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Area Kutai Timur mengakselerasi program pemberdayaan masyarakat lokal lewat transformasi lahan pekarangan tidur di Desa Swarga Bara, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (10/7/2026).
Langkah strategis ini diwujudkan melalui inisiatif di mana PAMA Kutai Timur kembangkan Kebun Dasawisma di kawasan Kampung Berdikari PAMA. Desa Swarga Bara sendiri merupakan wilayah ring satu binaan perusahaan yang sebelumnya sukses menyabet predikat Program Kampung Iklim (ProKlim) Kategori Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Melalui program ini, kelompok ibu-ibu Dasawisma digerakkan secara masif untuk membudidayakan sayuran hidroponik, Tanaman Obat Keluarga (TOGA), hingga budidaya perikanan air tawar darat seperti lele dan patin di area rumah mereka.
Program Kebun Dasawisma ini didesain secara komprehensif agar memberikan dampak rembesan (multiplier effect) yang menyentuh aspek ekonomi hulu hingga kesehatan publik lewat tiga skema intervensi:
-
Substitusi Pangan Rumah Tangga: Memangkas pengeluaran belanja dapur harian warga secara mandiri melalui pasokan sayur organik dan protein gratis.
-
Nilai Tambah Ekonomi Komunitas: Sebagian porsi hasil panen yang surplus dipasarkan ke lingkungan sekitar untuk menjadi sumber pendapatan tambahan (income) ibu-ibu kelompok tani.
-
Intervensi Medis Stunting: Hasil panen sayur dan ikan dialokasikan sebagai pasokan bahan baku utama Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di posyandu binaan PAMA guna menekan angka stunting daerah.
“Kami meyakini ketahanan pangan mandiri harus dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga. Melalui Kebun Dasawisma, masyarakat tidak hanya memperoleh akses pangan sehat, tetapi juga berpeluang meningkatkan ekonomi harian sekaligus memupuk kembali semangat gotong royong warga,” urai Perwakilan CSR PAMA Area Kutai Timur dalam keterangan tertulisnya.
Hingga pertengahan Juli 2026 ini, manajemen PAMA telah membangun dan memfasilitasi lima area percontohan (demplot) Kebun Dasawisma yang tersebar di titik-titik strategis Kampung Berdikari.
Fasilitas komunal tersebut difungsikan sebagai pusat pelatihan dan pembelajaran bersama (center of excellence) bagi warga desa sekitar yang ingin mendalami teknik pertanian hidroponik modern, pembuatan pupuk organik mandiri, hingga tata kelola lingkungan yang ramah ekologi.
Melalui pendampingan program hulu-hilir yang terstruktur ini, PAMA Area Kutai Timur berkomitmen untuk mencetak kemandirian desa yang sehat, produktif, dan tangguh pangan dalam menghadapi dinamika ekonomi global di masa depan.





