Sasar Ritme Kerja Tinggi, Dinkes Kota Bogor CKG untuk Wartawan di Markas PWI

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena,

bogortraffic.com, BOGOR— Langkah preventif kedaruratan medis dan deteksi dini penyakit terus digencarkan di Kota Hujan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar agenda khusus bertajuk Jumat Sehat dengan memfasilitasi layanan di mana Dinkes Kota Bogor cek kesehatan gratis wartawan yang bertugas di wilayah hukum Kota Bogor, Jumat (10/7/2026).

Aksi skrining kesehatan massal bagi puluhan kuli tinta ini dipusatkan langsung di Markas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal.

Bacaan Lainnya

“Ritme kerja dan mobilitas teman-teman pers di lapangan sangat luar biasa tinggi, sehingga kondisi fisik mereka harus dipastikan tetap prima. Kami memfasilitasi cek kesehatan gratis hari ini, dan berkomitmen menjadikannya agenda rutin berkala setiap enam bulan sekali,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, di lokasi acara.

Selain menyediakan tim medis untuk pemeriksaan fisik, Dinkes Kota Bogor menyerahkan bantuan modal logistik berupa tabung oksigen medis untuk operasional mobil ambulans gratis milik PWI Kota Bogor. Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, mengapresiasi tinggi kolaborasi taktis ini karena berdampak langsung pada penguatan layanan sosial warga.

Di sisi lain, Erna memaparkan data hulu hasil skrining penyakit tidak menular (PTM) yang mendominasi di Kota Bogor, antara lain:

  • Tiga Penyakit Tertinggi: Hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus, dan obesitas.

  • Faktor Pemicu Utama: Sekitar 90 persen kasus dipicu oleh pola hidup kurang sehat, seperti minimnya aktivitas olahraga fisik, rendahnya konsumsi serat, serta tingginya kebiasaan merokok.

Dinkes juga mengimbau warga Bogor untuk mewaspadai ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan risiko heat stroke akibat paparan cuaca panas ekstrem serta polusi debu dari masifnya proyek pembangunan kota.

Capaian CKG Tertinggi di Jabar dan Optimalkan Puskesmas 24 Jam

Hingga awal Juli 2026, realisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Pemkot Bogor sukses mencatatkan angka tertinggi di Jawa Barat dengan capaian menyentuh 39 persen dari target total 46 persen penduduk pada tahun ini.

Guna memangkas angka penolakan pasien akibat kasus salah darurat (false emergency) di rumah sakit rujukan utama, Dinkes kini mengoptimalkan operasional penuh Puskesmas 24 Jam di enam wilayah strategis hulu:

  1. Puskesmas Bogor Tengah

  2. Puskesmas Bogor Timur

  3. Puskesmas Tanah Sareal

  4. Puskesmas Pasir Mulya

  5. Puskesmas Cipaku

  6. Satu titik puskesmas lain dalam tahap finalisasi persiapan.

“Jika warga mengalami gangguan kesehatan mendesak di luar jam kerja, silakan langsung menuju Puskesmas 24 jam terdekat. Ada dokter jaga yang siap melakukan penanganan awal, sehingga warga tidak perlu menanggung biaya mandiri yang besar di rumah sakit,” pungkas Erna.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan