Tekan Inflasi Pangan, Distanhorbun Kabupaten Bogor Bagi Bibit Cabai dan Sayur Masif ke Petani

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan pangan serta mengendalikan inflasi daerah melalui penguatan sektor pertanian.

bogortraffic.com, CIBINONG— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah komando Bupati Rudy Susmanto terus bergerak taktis mengamankan rantai pasok pangan hulu guna meredam laju inflasi daerah.

Langkah nyata ini diwujudkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun Kabupaten Bogor bagi bibit cabai dan aneka sayuran produktif) secara masif kepada kelompok tani melalui UPT Pertanian Wilayah V, Kamis (9/7/2026).

Bacaan Lainnya

​Cabai rawit dan cabai merah diposisikan sebagai komoditas sasar utama karena fluktuasi harganya di pasar tradisional sering kali menjadi pemicu utama guncangan inflasi di tingkat regional.

​”Peningkatan produksi cabai di tingkat lokal adalah kunci mutlak untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat. Melalui pembagian stimulan bibit ini, kami ingin memotivasi para petani agar terus memacu produktivitas hulu, menjaga mutu panen, dan membangun kemandirian pangan daerah,” tegas Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Andri Hadian.

​Dalam skema intervensi pasar pertanian kali ini, Distanhorbun menyalurkan total bantuan hortikultura yang terbagi ke dalam dua klaster pemanfaatan lahan:

Klaster Sayuran Produktif: Sebanyak 20.700 polybag tanaman sayur siap tanam yang terdiri atas bibit cabai, tomat, dan terong.

Klaster Kesehatan Mandiri: Sebanyak 2.610 polybag aneka Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk mengoptimalkan pekarangan rumah tangga.

​Langkah penguatan di level akar rumput (grassroot) ini dinilai sangat efektif untuk menekan ketergantungan pasokan pangan segar dari luar wilayah Bogor.

​Kepala UPT Pertanian Wilayah V menambahkan bahwa program pendistribusian bibit gratis ini tidak akan berhenti sebagai agenda seremonial belaka.

Pihaknya menerjunkan penyuluh pertanian lapangan (PPL) secara berkala untuk mengawal proses tanam, pemupukan, hingga mitigasi hama tanaman.

​Ekspansi penyaluran bibit ke depan akan dilakukan secara bertahap ke berbagai wilayah kecamatan lain yang memiliki potensi lahan tidur berkapasitas besar.

​”Kami mengimbau seluruh kelompok tani penerima manfaat untuk merawat bantuan ini secara optimal demi kesejahteraan bersama. Pemkab Bogor optimistis, dengan sinergi hulu-hilir yang konsisten, bumi Tegar Beriman mampu bertransformasi menjadi wilayah yang mandiri pangan dan berdaya saing tinggi,” pungkas Andri Hadian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan