Selamatkan Rp4,5 Miliar Uang Negara, Bea Cukai Bogor Sita Rokok Ilegal Sebanyak 6 Juta Batang

Bea Cukai Bogor sita rokok ilegal

bogortraffic.com, BOGOR— Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bogor menggagalkan peredaran barang kena cukai ilegal berskala besar.

Langkah tegas ini dibuktikan lewat keberhasilan Bea Cukai Bogor sita rokok ilegal sebanyak 6.086.713 batang dari berbagai merek tanpa pita cukai resmi.

Bacaan Lainnya

​Jutaan batang rokok ilegal bernilai total Rp9 miliar tersebut dikumpulkan dari hasil operasi penindakan intensif di lapangan selama periode Mei hingga Juni 2026.

​”Perkiraan nilai barang dari hasil penindakan ini mencapai Rp9 miliar. Jika jutaan rokok ilegal tersebut sampai lolos dan beredar luas di masyarakat, potensi kerugian negara dari penerimaan cukai yang hilang ditaksir menembus angka Rp4,5 miliar,” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Bogor, Chotibul Umam, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/7/2026).

​Operasi senyap berskala makro ini menyasar ke titik-titik rawan penimbunan barang di wilayah hukum pengawasan Bea Cukai Bogor, yang meliputi Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Cianjur, hingga Kabupaten Sukabumi.

​Petugas Bea Cukai total melakukan 83 kali penindakan di tiga sektor distribusi utama:

Perusahaan Ekspedisi: Memotong jalur logistik pengiriman paket gelap antarkota.

Agen Distribusi: Menyita stok rokok murah tanpa pita cukai sebelum disebar ke hilir.

Warung Kelontong: Merazia sisa pasokan eceran yang dijual sembunyi-sembunyi kepada warga.

​Keberhasilan penggagalan ini menjadi bukti bahwa pengawasan jalur darat dan logistik digital di kawasan penyangga ibu kota terus diperketat.

Rokok ilegal dinilai tidak hanya merugikan penerimaan kas negara, tetapi juga memicu persaingan pasar yang tidak sehat bagi pelaku industri rokok legal yang patuh membayar pajak.

​Seluruh barang bukti jutaan batang rokok ilegal tersebut saat ini telah diangkut dan diamankan di Gudang Mako Bea Cukai Bogor.

Pihak berwenang memastikan akan terus mendalami dalang utama atau penyuplai besar di balik jaringan distribusi lintas wilayah ini guna diproses sesuai dengan undang-undang kepabeanan yang berlaku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan