Dilanda Kekeringan, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan Air Bersih ke Ciseeng

BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan air bersih untuk penanganan sementara kekeringan di Ciseeng, Bogor. (Dok. Istimewa)

bogortraffic.com, BOGOR— Dampak penurunan intensitas curah hujan di wilayah hulu Jawa Barat mulai memicu krisis hidrometeorologi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor bergerak cepat melakukan intervensi darurat dengan langkah di mana BPBD Kabupaten Bogor salurkan air bersih Ciseeng guna menyelamatkan ribuan warga yang mengalami kesulitan air bersih, Jumat (10/7/2026).

Krisis air bersih ini melanda kawasan pemukiman padat di Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

“Penurunan intensitas hujan selama beberapa minggu terakhir mengakibatkan debit sumber air tanah berkurang drastis. Akibatnya, sumur-sumur produksi milik warga mengering dan mereka kesulitan memenuhi kebutuhan sanitasi serta konsumsi harian,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani.

Berdasarkan data hulu yang dihimpun oleh tim reaksi cepat BPBD di lapangan, wilayah terdampak paling parah terkonsentrasi di kawasan Kampung Cimeong. Sebanyak tiga rukun tetangga (RT) di bawah RW 02 dilaporkan mengalami krisis air total dengan rincian korban terdampak makro sebagai berikut:

  • RT 01 RW 02: Sebanyak 958 jiwa terdampak.

  • RT 02 RW 02: Sebanyak 237 jiwa terdampak.

  • RT 03 RW 02: Sebanyak 375 jiwa terdampak.

  • Total Keseluruhan: Kisaran 1.570 warga kesulitan mengakses air bersih.

Merespons laporan kedaruratan dari pamong desa, BPBD langsung menerjunkan armada truk tangki berkapasitas besar menuju titik kumpul warga. Petugas mendistribusikan total volume kiriman bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter untuk penanganan sementara.

Langkah pengiriman logistik air ini akan dievaluasi secara berkala secara hulu ke hilir. BPBD mengimbau warga di daerah rawan kekeringan Bogor untuk mulai menghemat penggunaan air bersih sisa sumur serta proaktif melapor ke posko bencana jika pasokan air darurat mulai habis.

“Saat ini bantuan 5.000 liter air bersih telah berhasil didistribusikan secara merata kepada warga terdampak. Langkah ini untuk memenuhi kebutuhan dasar harian mereka sementara waktu sembari kami memantau perkembangan cuaca di wilayah Kecamatan Ciseeng,” pungkas Adam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan