bogortraffic.com, BOGOR– Komitmen Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus ditunjukkan melalui kolaborasi konkret di daerah.
Salah satu langkah strategisnya adalah menjalin kemitraan dengan Bogor Creative Center (BCC), ruang komunitas ekonomi kreatif yang kini menjadi pusat aktivitas UMKM Kota Bogor.
Kerja sama ini turut melibatkan Lembaga Analisis dan Kajian Publik (LANSKIP) yang aktif dalam advokasi pedagang kecil. Direktur LANSKIP, Abdul Rachmat Saleh, menyampaikan apresiasinya atas sinergi tersebut.
Dalam kunjungan ke BCC, pihak BSI menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar menawarkan produk perbankan, tetapi juga memberikan pendampingan jangka panjang yang berorientasi pada pertumbuhan UMKM.
Salah satu pelaku usaha senior, Haji Suherdi, yang telah berdagang sejak 1980-an di kawasan itu, menyambut baik kehadiran BSI.
“Saya sudah jualan di sini sejak tahun 80-an. Sekarang saya lihat semangat anak-anak muda luar biasa, tapi mereka tetap butuh bimbingan, dukungan, dan akses keuangan yang ramah. Nah, BSI datang dengan pendekatan syariah yang tidak memberatkan. Ini patut kita apresiasi,” ujar Suherdi.
Dalam kemitraan dengan BCC, BSI memberikan berbagai program strategis, seperti:
- Pembiayaan UMKM berbasis syariah
- Tabungan digital dan QRIS
- Pelatihan keuangan syariah
- Literasi digital & kewirausahaan
- Akses pasar yang lebih luas
Program ini menyasar pelaku usaha dari sektor kuliner, fesyen, kriya, hingga teknologi kreatif, dan difasilitasi melalui pusat pelatihan yang berada di jantung Kota Bogor.
Sinergi BSI–BCC turut didukung oleh Disperindagkop‑UMKM Kota Bogor, yang menilai kemitraan ini sebagai model kolaborasi ideal antara perbankan dan komunitas kreatif.
“Kami mendorong agar kolaborasi ini bisa direplikasi di wilayah lain. BCC sudah jadi model penguatan ekonomi kerakyatan berbasis komunitas. Dengan dukungan BSI, kami optimistis UMKM Bogor bisa naik kelas,” ujar pejabat Disperindagkop.
BSI dalam pernyataannya menyebut kemitraan ini sebagai bentuk misi memperluas inklusi keuangan syariah yang adil, etis, dan merata.
“BSI bukan hanya untuk umat Muslim, tetapi untuk semua kalangan yang ingin menjalankan kegiatan ekonomi secara etis dan berkeadilan. Bersama BCC, kami ingin menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah dan nasional.”
Ke depan, BSI dan BCC juga akan membentuk koperasi syariah komunitas, memperluas pasar halal, dan mendampingi UMKM dalam transformasi digital.
“Ini bukan hanya soal dagang, tapi soal masa depan. Saya ingin generasi muda yang berdagang hari ini bisa jadi pengusaha besar besok. BSI dan BCC insyaAllah jadi jembatannya,” pungkas Suherdi menutup dengan semangat:





