Transaksi QRIS Muamalat DIN Melonjak 89 Persen Selama 2025

Jumlah transaksi QRIS di aplikasi Muamalat DIN tumbuh pesat hingga 5 juta transaksi per November 2025.

bogortraffic.com, JAKARTA – Pertumbuhan transaksi digital menggunakan fitur pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS di aplikasi mobile banking Muamalat DIN terus menunjukkan tren positif.

Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Ricky Rikardo Mulyadi, mengatakan jumlah transaksi via QRIS per November 2025 tercatat lebih dari 5 juta atau tumbuh sekitar 89,37% secara year on year (yoy). Lonjakan tersebut diikuti dengan kenaikan volume transaksi pada periode yang sama yaitu sebesar 71,06% (yoy).

Bacaan Lainnya

“Animo pengguna Muamalat DIN untuk melakukan pembayaran lewat QRIS terus meningkat. Alhamdulillah, Muamalat DIN tidak hanya mampu memfasilitasi transaksi QRIS untuk keperluan komersial, tapi juga dapat mengakomodasi transaksi keuangan sosial keagamaan seperti pembayaran zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf,” ujar Ricky.

Dengan total 211 ribu pengguna aktif Muamalat DIN, Ricky berharap donasi transaksi ZIS dan wakaf secara digital bukan hanya sekadar charity dari masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekonomi umat yang sehat.

Ekosistem QRIS Bank Muamalat semakin kokoh dengan dukungan lebih dari 18 ribu merchant hingga akhir November 2025. QRIS acquiring ini ditawarkan kepada nasabah yang memiliki usaha, termasuk segmen UMKM.

Menariknya, sebaran mitra ini menunjukkan penetrasi digital yang kuat di luar pulau Jawa.

“Menariknya, sebaran merchant ini tidak hanya terkonsentrasi di pulau Jawa. Berdasarkan data internal kami, Region Sumatera mendominasi dengan jumlah merchant QRIS terbanyak. Ini menandakan akseptasi QRIS sebagai metode pembayaran digital semakin luas dan menyentuh aktivitas harian masyarakat,” jelas Ricky.

Selain di merchant komersial, layanan ini juga telah merambah ke berbagai instansi mulai dari sekolah, masjid, lembaga donasi, hingga rumah sakit.

Pertumbuhan yang menjanjikan dalam transaksi QRIS ini dipandang sebagai bukti konkret keberhasilan strategi digitalisasi yang diterapkan perusahaan.

Transformasi tersebut bertujuan menciptakan ekosistem transaksi yang efisien dan inklusif.

Menurut Ricky, langkah ini juga memperkuat posisi kompetitif Bank Muamalat dalam industri perbankan syariah nasional melalui peningkatan kualitas layanan digital yang terintegrasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan