Tata Kelola GCG PNM Mekaar Dongkrak Pendapatan Jutaan Ibu Prasejahtera

Sukses raih penghargaan Indonesia Most Trusted Companies, tata kelola GCG PNM Mekaar terbukti dongkrak pendapatan 23,3 juta nasabah.

bogortraffic.com, JAKARTA— Penerapan prinsip Good Corporate Governance yang disiplin membawa dampak nyata bagi penguatan ekonomi akar rumput.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi dinobatkan sebagai peraih kategori Indonesia Most Trusted Companies dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan SWA Media di Jakarta.

Bacaan Lainnya

​Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti kepatuhan hulu ke hilir terhadap tata kelola GCG PNM Mekaar yang kini memayungi dan mendampingi lebih dari 23,3 juta pengusaha ultra mikro perempuan di tanah air.

​”Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan sekadar aturan administrasi yang harus dipenuhi, melainkan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan publik yang dibangun puluhan tahun. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, bertanggung jawab memastikan proses bisnis berjalan transparan,” tegas Direktur Utama PNM, Kindaris, Rabu (1/7/2026).

​Ketegasan implementasi GCG terbukti berbanding lurus dengan keberhasilan performa bisnis nasabah di lapangan.

Berdasarkan hasil survei lembaga riset independen INDEKSTAT, intervensi modal dan pendampingan akuntabel PNM memicu lompatan finansial yang masif pada omzet bulanan pelaku usaha.

Kenaikan Pendapatan Bersih: Meningkat dari rata-rata Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan (bertambah sekitar Rp875 ribu/bulan).

Kapasitas Pengembangan Usaha: Melonjak hingga hampir 29 persen.

​Penyaluran pembiayaan yang sehat ini dikawal ketat oleh garda terdepan institusi, yakni lebih dari 43 ribu Account Officer (AO) yang tersebar di 58 kantor cabang pada 36 provinsi di Indonesia.

​Guna memitigasi risiko operasional, PNM mengintegrasikan kebijakan direksi dengan pengawasan ketat lewat mekanisme Whistleblowing System (WBS) yang melindungi privasi pelapor untuk mendeteksi potensi kecurangan (fraud) sejak dini.

​Integritas sistem ini dikunci secara emosional dan intelektual di lapangan. Setiap pertemuan kelompok mingguan, para AO wajib mengucapkan ikrar janji untuk memegang amanah, bertindak jujur, tidak menyalahgunakan uang kas, serta mengharamkan gratifikasi atau imbalan dalam bentuk apa pun dari nasabah dampingannya.

​Lewat semangat #PNMuntukUMKM, predikat tepercaya ini menjadi legitimasi kuat bahwa besarnya skala pembiayaan makro PNM wajib berjalan beriringan dengan transparansi mutlak demi kemaslahatan masyarakat prasejahtera.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan