Menko AHY Dorong Industri Konstruksi Nasional Jadi Pilar Pembangunan Berkelanjutan

Menko AHY buka IndoBuildTech Expo 2026

bogortraffic.com, TANGERANG— Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong industri konstruksi nasional untuk menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang tangguh.

Hal tersebut ditegaskan saat Menko AHY buka IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (8/7/2026).

Bacaan Lainnya

​Menko AHY memaparkan bahwa sektor konstruksi secara konsisten menduduki posisi lima besar penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus menjadi ceruk penyerapan tenaga kerja massal yang krusial.

​”Kita tidak hanya ingin membangun lebih banyak, tetapi harus membangun lebih baik, berkualitas, berdampak, dan inklusif untuk semua. Sektor konstruksi yang tumbuh sehat akan menopang langsung berbagai agenda prioritas pemerintah, mulai dari program tiga juta rumah, fasilitas irigasi, hingga pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Menko AHY usai meresmikan pameran.

​Saat melakukan peninjauan ke sejumlah stan pameran, AHY mengaku bangga melihat lompatan inovasi produk karya anak bangsa.

Dari total sekitar 500 tenant yang berpartisipasi, sebanyak 90 persen di antaranya merupakan industri manufaktur dalam negeri, sementara sisanya datang dari Kanada, Tiongkok, Singapura, hingga Vietnam.

​Tingginya angka Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada material bangunan, teknologi struktur, hingga produk interior lokal dinilai AHY sebagai modal kuat untuk bersaing di pasar global.

​Sebagai langkah adaptasi menghadapi krisis iklim dunia dan potensi bencana alam di Indonesia, AHY menginstruksikan para pelaku industri untuk mulai beralih ke material yang ramah lingkungan dan memiliki daya tahan tinggi (resilient).

​Dukungan terhadap transformasi ekosistem ini juga disuarakan oleh Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten, Shri Chandra Satryotomo.

Ia menilai sinergi antara arsitek, akademisi, produsen material, dan pemerintah adalah fondasi utama untuk melahirkan infrastruktur modern yang tetap mempertahankan identitas Indonesia.

​”Pemerintah berkomitmen penuh menghadirkan iklim usaha yang kondusif melalui kepastian regulasi, kemudahan perizinan, hingga pemberian insentif strategis. Ruang kolaborasi seperti IndoBuildTech ini harus dimanfaatkan optimal agar industri kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi pemain utama yang diperhitungkan secara global,” pungkas AHY.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan