Bogor Jadi Sarang Judol Tertinggi Nasional, Bupati Rudy Tabuh Genderang Perang

Bupati Bogor, Rudy Susmanto (Foto: Dok. Istimewa)

bogortraffic.com, BOGOR— Data terbaru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menempatkan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak Kabupaten Bogor di Indonesia.

Menanggapi rapor merah tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa praktik perjudian digital ini sudah menjadi musuh daerah yang wajib diperangi secara masif.

Bacaan Lainnya

​Kawasan Jabodetabek sendiri secara makro telah dilabeli oleh PPATK sebagai pusat aktivitas judi online (judol) nasional berdasarkan akumulasi data transaksi.

​”Prinsipnya, yang namanya judi online dan peredaran narkoba itu sudah menjadi perang kita bersama. Kita harus bergerak serentak untuk melindungi generasi-generasi penerus bangsa yang ada di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy Susmanto kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).

​Guna meredam rantai kecanduan judol di masyarakat, Rudy menyatakan telah menerbitkan instruksi resmi, baik secara lisan maupun tertulis, yang disebarkan secara berjenjang hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

​Langkah ini diambil agar aparatur wilayah aktif melakukan sosialisasi bahaya finansial judol dan melakukan pengawasan melekat ke masyarakat bawah.

Menunjukkan konsentrasi klaster perputaran dana judol terbesar nasional berada di Jabodetabek, Penguatan regulasi sanksi bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun warga yang terbukti terlibat aktivitas judi digital.

​Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan bahwa penanganan kasus ini tidak hanya berhenti pada tataran imbauan.

Pemkab Bogor hingga kini masih mengoperasikan satuan tugas (satgas) khusus yang bekerja di bawah radar untuk memetakan dampak sosial perjudian dan narkotika.

​Sebagai langkah preventif pendamping, Pemkab Bogor juga mengagendakan razia gabungan serta tes urine narkoba berkala di zona-zona rawan.

​”Kita sudah membentuk satgas tim tersendiri dan sampai sekarang poskonya masih berjalan. Bahkan, kami sudah menyusun jadwal rutin untuk menggelar pemeriksaan dan tes di beberapa wilayah Kabupaten Bogor guna memastikan lingkungan kita bersih dari penyakit masyarakat,” pungkas Rudy.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan