bogortraffic.com, TANGERANG — Pasar properti di kawasan barat Jakarta kembali menggeliat seiring dengan transformasi BSD City menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berfokus pada sektor riset, ekonomi digital, pendidikan, dan industri kreatif. Menangkap momentum pertumbuhan tersebut, Sky House BSD+ resmi meluncurkan Esplanade Tower, yang menjadi tower ketujuh sekaligus tower terakhir dalam masterplan hunian vertikal tersebut.
Peluncuran ini dilakukan setelah enam tower sebelumnya mencatatkan rekam jejak performa pasar yang kuat dengan tingkat penjualan mencapai sekitar 98% sold.
Sebagai menara pamungkas, Esplanade Tower mengusung konsep hunian terpadu (mixed-use) yang dibangun tepat di samping AEON Mall BSD City dengan jarak jangkau berjalan kaki (walking distance) hanya sekitar $\pm$100 meter. Lokasi strategis ini diproyeksikan akan langsung terintegrasi dengan fasilitas Sky Garden serta kawasan bisnis digital di sekitarnya.
“Esplanade Tower bukan hanya peluncuran tower baru, tetapi juga peluang terakhir untuk memiliki unit di lokasi strategis Sky House BSD+. Kami memperkirakan tower ini akan menjadi salah satu produk dengan permintaan tertinggi, terutama karena hanya di tower ini terdapat unit studio yang berjarak sangat dekat dengan pusat perbelanjaan utama,” jelas Head of Sales and Marketing Sky House BSD+, Tan Aries Wijaya, dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).
Dari kacamata bisnis, investasi apartemen Sky House BSD memiliki daya tarik yang kompetitif di mata para investor domestik maupun asing. Berdasarkan data internal pengembang, kawasan hunian ini telah menunjukkan performa okupansi riil yang kuat dengan tingkat keterisian bangunan mencapai lebih dari $\pm$80% dan total hunian aktif di atas 4.000 penghuni.
Dari sisi investasi, kami mencatat Sky House BSD+ telah menunjukkan performa yang kuat dengan tingkat okupansi hunian mencapai lebih dari ±80% dan total lebih dari 4.000 penghuni. Berdasarkan performa tower sebelumnya, tipe studio di Leonie Tower dan Kensington Tower bahkan diperkirakan telah mencapai estimasi ROI sekitar ±9% per tahun.
Proyeksi pertumbuhan ROI di Esplanade Tower diperkirakan bisa bergerak lebih tinggi karena ditopang oleh captive market yang masif dari ekosistem pekerja digital, ekspatriat, serta mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan internasional yang beroperasi di wilayah KEK BSD City.
Untuk mengakomodasi kebutuhan ruang usaha yang fleksibel bagi pelaku industri kreatif, Esplanade Tower tidak hanya menyediakan unit apartemen studio hingga multi-kamar. Menara ini juga merilis unit Small Office Home Office (SOHO) serta area ritel komersial (ruko) eksklusif.
Unit SOHO dan ruko ini dirancang dengan konsep dua lantai penuh (full dua lantai) yang modern guna memberikan keleluasaan operasional bagi para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) maupun perusahaan rintisan (startup). Karena kuantitas unit komersial ini dirilis dalam jumlah yang sangat terbatas, aspek eksklusivitas ini diyakini akan mendongkrak nilai sewa dan nilai kapital (capital gain) aset dalam jangka panjang.
Guna menunjang kenyamanan para penghuni dan pelaku bisnis harian, pengembang juga melengkapi tower penutup ini dengan berbagai fasilitas premium indoor dan outdoor. Mulai dari kolam renang, ruang gim (gym room), ruang sauna, video room, meeting room, hingga fasilitas literasi book bar. Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung unit contoh, Marketing Gallery Sky House BSD+ kini telah dibuka secara resmi untuk kunjungan publik.





