Kemenhub Gelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran, Bagikan Life Jacket dan E-Pas Kecil di Tasikmalaya

bogortraffic.com, BOGOR – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) serta Kantor UPP Kelas III Pangandaran menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keamanan dan Keselamatan Pelayaran di Hotel Mangkubumi, Tasikmalaya.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan life jacket dan e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim, Senin (15/9/2025).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta dari berbagai instansi pemerintah, aparat keamanan, hingga komunitas nelayan dan pengusaha kapal wisata.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili Direktur KPLP, Capt. Hendri Ginting, menegaskan pentingnya membangun budaya keselamatan di sektor pelayaran.

“Keselamatan pelayaran tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan budaya yang kita jalankan bersama. Kementerian Perhubungan terus berupaya mewujudkan sistem transportasi laut yang aman, andal, dan berkesinambungan sesuai visi pemerintah,” ujar Capt. Hendri.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, operator kapal, TNI, dan Polri. Menurutnya, keselamatan pelayaran juga dipengaruhi kondisi cuaca ekstrem yang harus selalu diantisipasi.

“Kami meminta petugas dan operator kapal untuk selalu memperbarui informasi dari BMKG. Dengan begitu, kewaspadaan terhadap hujan lebat dan gelombang tinggi bisa ditingkatkan demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Sebagai bentuk nyata komitmen, Kemenhub membagikan 35 e-Pas Kecil untuk kapal di Situ Gede, 150 life jacket untuk kapal wisata, serta untuk 115 kapal nelayan di Pelabuhan Pangandaran.

Capt. Hendri menjelaskan, e-Pas Kecil berfungsi sebagai dokumen legalitas kapal dan mendukung pendataan nasional armada kapal kecil. Dengan adanya e-Pas Kecil gratis, pemilik kapal diharapkan lebih terlindungi secara hukum.

“Melalui sosialisasi, pemberian e-Pas Kecil, dan distribusi life jacket ini, kami berharap kesadaran masyarakat untuk menaati aturan keselamatan pelayaran semakin meningkat, khususnya di Tasikmalaya dan Pangandaran,” katanya.

Kepala Dishub Kota Tasikmalaya, Iwan Kurniawan, memberikan apresiasi atas inisiatif Kemenhub.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Penyerahan life jacket kepada pengemudi perahu dan pengunjung, serta pemberian e-Pas Kecil untuk kapal, merupakan bentuk nyata kepedulian Kementerian Perhubungan melalui Kantor UPP Kelas III Pangandaran. Langkah ini sangat membantu warga, khususnya para pengusaha kapal di Situ Gede,” ucap Iwan.

Hal serupa disampaikan Ketua Paguyuban Nahkoda Kapal Situ Gede, Ihsan Badrujaman, yang berharap program ini terus berlanjut agar wisata dan keselamatan penumpang semakin terjamin.

Acara sosialisasi juga menghadirkan Dr. Sugiarta Wirasantosa, Project Director Domestic Ferry Safety Assistance Project (DFSAP), kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia.

“Penerapan budaya keselamatan atau safety culture adalah kunci. Setiap operator kapal wajib menggunakan peralatan keselamatan yang memadai, membatasi muatan sesuai kapasitas, serta melaksanakan pelatihan keselamatan secara rutin,” tegas Dr. Sugiarta.

DFSAP berfokus pada peningkatan keselamatan kapal penumpang domestik, termasuk kapal sungai, danau, dan penyeberangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan