bogortraffic.com, JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan catatan khusus terkait pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026. Meski secara umum berjalan lancar dengan kenaikan jumlah penumpang, Menhub menegaskan adanya sejumlah isu krusial yang menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
Dalam pertemuan bersama Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub), Menhub menyampaikan bahwa moda transportasi umum di semua lini menunjukkan performa yang baik tanpa adanya insiden menonjol.
“Moda transportasi umum, baik itu darat, kereta api, laut dan udara secara umum berlangsung dengan baik, ada kenaikan dari jumlah angkutan umum yang digunakan oleh masyarakat. Relatif tidak terdapat hal-hal yang menonjol dalam pelaksanaan arus mudik maupun balik,” tutur Menhub Dudy di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Menteri Perhubungan memberikan perhatian serius pada titik-titik kepadatan saat puncak arus mudik dan balik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah antrean di rest area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek serta akses menuju Tol Sumatera.
Menhub mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan operator jalan tol untuk mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami sudah sampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Jasamarga untuk mengevaluasi rest area km 57 maupun rest area lainnya, dan dilakukan mitigasi sehingga tidak terjadi hal serupa ke depannya,” lanjut Menhub Dudy.
Selain di jalur tol, kepadatan sempat terjadi selama dua hari di Pelabuhan Gilimanuk. Keterbatasan area buffer zone serta lonjakan volume kendaraan besar menjadi faktor utama. Sebagai langkah darurat, petugas memprioritaskan penyeberangan bagi kendaraan roda dua dan menyegerakan kendaraan besar guna mengurai antrean.
Data Mobile Positioning Data (MPD) mencatat pergerakan masyarakat yang masif selama periode 13-29 Maret 2026. Jumlah orang yang melakukan perjalanan mencapai 147,55 juta orang, atau naik 2,53% dari hasil survei awal.
Sektor angkutan umum mencatatkan kenaikan penumpang sebesar 11,79% menjadi 23,73 juta orang. Kenaikan tertinggi terjadi pada moda penyeberangan yang melayani 5,61 juta penumpang, melonjak 17,05% dibandingkan periode tahun 2025.
Menhub Dudy menegaskan bahwa komitmen meningkatkan kualitas pelayanan adalah prioritas utama pemerintah demi menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik di tahun-tahun berikutnya.





