bogortraffic.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui berbagai inovasi berbasis kegiatan publik. Salah satunya, dengan menjadikan pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, sebagai ruang pertumbuhan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan yang digelar pada Minggu (02/11/2025) itu turut dihadiri langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Bogor menyediakan area khusus di Lapangan Tegar Beriman bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan daerah.
“CFD Tegar Beriman tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga ruang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh. Masyarakat bisa berolahraga sambil menikmati dan mengenal produk-produk lokal Kabupaten Bogor,” kata Rudy Susmanto.
Menurutnya, beberapa titik yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai area parkir kini dialihkan menjadi zona UMKM, agar pelaku usaha dapat berinteraksi langsung dengan pengunjung dan memperluas jangkauan pasarnya.
“Sekarang sudah mulai terlihat pergeseran fungsi yang positif. Beberapa titik yang dulu hanya dimanfaatkan untuk parkir, kini digunakan untuk pelaku UMKM. Ini langkah awal yang baik agar kegiatan CFD membawa manfaat ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Rudy menambahkan, keberadaan UMKM dalam kegiatan CFD diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha baru yang berkelanjutan, serta melibatkan generasi muda, komunitas, dan sektor swasta dalam memperkuat ekonomi lokal.
“Kami akan terus evaluasi dan kembangkan konsep CFD agar semakin ramah bagi UMKM. Harapan kami, kegiatan ini menjadi ruang yang sehat, produktif, dan memberikan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor,” tutur Rudy.
Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan bagi pelaku UMKM melalui pelatihan, pendampingan usaha, dan penyediaan ruang promosi dalam setiap kegiatan publik daerah.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Bogor dalam membangun ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berbasis kemandirian masyarakat.





