bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menghadapi tantangan serius di sektor ketenagakerjaan. Berdasarkan data terbaru, tercatat lebih dari 230 ribu jiwa belum memiliki mata pencaharian tetap. Kondisi paling mencolok terlihat di Kecamatan Cibinong, yang menempati posisi teratas dengan 6.518 pengangguran.
Menanggapi persoalan ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto bergerak cepat. Melalui unggahan akun Instagram @kutaudayawangsa, Pemerintah Kabupaten Bogor mengumumkan peluncuran Program Usaha Mandiri 2026, sebuah terobosan strategis yang dirancang untuk mengubah para pencari kerja menjadi pelaku usaha mandiri.
Program ini merupakan sinergi lintas dinas dan BUMD, dengan pendekatan berbasis potensi lokal. Salah satu program unggulannya adalah “Lele Jadi Cuan”, yang dirancang secara terpadu dan melibatkan sejumlah instansi:
- Dispora: memberikan pelatihan keterampilan usaha.
- Dinas Perikanan: menyediakan kolam dan bibit ikan lele.
- Disperindag: membantu pemasaran dan distribusi hasil panen.
- BUMD: menjadi pembeli utama hasil produksi.
“Lele Jadi Cuan” merupakan satu dari sepuluh program yang akan diluncurkan. Masing-masing program ditargetkan melibatkan minimal 500 peserta, dengan proyeksi menciptakan lebih dari 5.000 lapangan kerja baru hanya dalam tahun pertama pelaksanaan.
Berbeda dari pelatihan konvensional yang kerap tanpa tindak lanjut, Program Usaha Mandiri 2026 mengusung pendekatan menyeluruh—mulai dari pelatihan, penyediaan sarana produksi sebagai modal awal, hingga jaminan pasar bagi hasil produksi peserta.
Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga tengah menyusun roadmap pelaksanaan lengkap dengan sistem pemantauan dan evaluasi ketat, guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas program di lapangan.
“Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan, kami ingin menciptakan solusi nyata untuk mengatasi pengangguran sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang memperkuat ekonomi lokal,” ujar Bupati Rudy Susmanto.
Program ini menjadi simbol harapan baru bagi ratusan ribu warga Kabupaten Bogor yang masih mencari jalan keluar dari pengangguran, sekaligus langkah konkret untuk membangun ketahanan ekonomi berbasis masyarakat.





