Bursa Global Bergairah, Prediksi IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

bogortraffic.com, JAKARTA— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki bahan bakar kuat untuk bertahan di zona hijau.

Menyusul lonjakan tajam sebesar 111 poin (1,85 persen) ke level 6.118 pada akhir pekan lalu, indeks domestik kini berpeluang mempertahankan tren bullish.

Bacaan Lainnya

​Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menilai indikator makro global sangat mendukung pergerakan pasar saham dalam negeri. Kendati demikian, para pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati batas psikologis indeks.

​”IHSG hari ini berpotensi melanjutkan penguatan ke level 6.060, hati-hati jika IHSG break 6.000. Untuk area pergerakan, support IHSG berada di level 5.960-5.900, sementara resist IHSG di rentang 6.060-6.150,” urai Fanny dalam riset harian, Senin (15/6/2026).

​Laju positif bursa saham Asia dipicu oleh meningkatnya optimisme geopolitik terkait peluang kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengonfirmasi bahwa kesepakatan dapat ditandatangani dalam waktu dekat sukses menenangkan pasar.

​Dampak positif dari meredanya tensi tersebut langsung meluas ke berbagai sektor:

  • Harga Minyak Dunia: Merosot ke level terendah dalam dua bulan terakhir.
  • Dolar AS & Yield Obligasi: Mengalami pelemahan, sehingga memicu aliran modal masuk (capital inflow) ke pasar berkembang.
  • Bursa Saham Asia: Indeks Nikkei Jepang melesat 2,8 persen, Kospi Korea Selatan melonjak 4,6 persen, dan Hang Seng Hong Kong naik 1,9 persen.

​Sentimen positif dalam prediksi IHSG hari ini menguat juga mendapat dorongan dari kokohnya penutupan Wall Street. Pasar saham AS parkir di zona hijau berkat euforia melesatnya saham SpaceX milik Elon Musk sebesar 19 persen pada hari perdana perdagangannya di bursa Nasdaq, dengan harga pembukaan 135 dolar AS per saham.

​SpaceX kini dinilai menjadi salah satu proksi investasi teknologi masa depan yang sangat seksi melalui unit bisnis xAI miliknya. Kondisi ini memicu gairah massal pada saham-saham sektor teknologi penopang ekosistem Artificial Intelligence (AI).

​Tercatat pada penutupan perdagangan, saham Advanced Micro Devices (AMD) melesat 4,7 persen, disusul penguatan tipis pada saham Alphabet (Google) sebesar 0,5 persen serta raksasa cip Nvidia yang bergerak stabil di zona hijau. Kenaikan massal bursa global inilah yang diproyeksikan menular ke performa IHSG awal pekan ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan