Gelar RUPST, RANC Sukses Pangkas Rugi Usaha hingga 51 Persen

[KI-KA] Hady Purnama selaku Direktur, Johartono Susilo selaku Direktur Utama, Elsa Dian Trifani selaku Direktur.

bogortraffic.com, JAKARTA— Pemilik jaringan Ranch Market dan Farmers Market, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose di Farmers Market Pondok Kopi, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Dalam rapat tersebut, dipaparkan perbaikan signifikan pada laporan kinerja keuangan PT Supra Boga Lestari Tbk sepanjang tahun buku 2025.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, RANC sukses memotong kerugian usaha hingga 51 persen menjadi Rp27 miliar, dari yang sebelumnya mencapai Rp54 miliar. Tak hanya itu, emiten ritel modern ini juga membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,91 triliun, tumbuh 1,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bacaan Lainnya

“Pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2025 selaras dengan pertumbuhan Perseroan secara keseluruhan, terutama pada segmen pasar menengah ke atas yang menjadi target kami,” ujar Direktur Utama RANC, Johartono Susilo, Rabu (3/6/2026).

Pertumbuhan pendapatan berhasil mendongkrak laba bruto perusahaan menjadi Rp724 miliar. Guna menjaga profitabilitas secara berkelanjutan, RANC mengambil langkah taktis dengan merestrukturisasi jumlah gerainya.

Saat ini, RANC mengoperasikan 57 gerai proaktif (Ranch Market, Farmers Market, The Gourmet, Day2Day, dan Pasarina) dari yang sebelumnya berjumlah 60 gerai. Penutupan beberapa gerai yang dinilai tidak lagi potensial ini menjadi pilihan tepat untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional.

Kinerja positif ini juga tidak lepas dari dukungan ekosistem Blibli. Integrasi omnichannel ini berhasil memperkuat pengalaman belanja digital konsumen dan membuat merek-merek di bawah naungan RANC tetap menjadi pilihan utama masyarakat di era instan.

Berdasarkan hasil RUPST 2026, pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan krusial demi kesehatan keuangan jangka panjang perseroan:

  • Dividen: RANC menetapkan untuk tidak membagikan dividen tahun ini dan mengalihkan dana guna memperkuat arus kas (cash flow).

  • Neraca Keuangan: Total aset tercatat Rp1,18 triliun (turun 1,7%), total ekuitas Rp265 miliar (turun 18%), dan total liabilitas naik 4,2% menjadi Rp911 miliar.

  • Audit 2026: Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik independen guna mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Selain perbaikan finansial, RANC secara paralel memperkuat komitmen lingkungan lewat program keberlanjutan seperti Sustainable 5K Run “One Finisher, One Mangrove” yang sukses menanam 2.500 bibit mangrove, serta penerapan kantong belanja reusable secara masif di seluruh gerai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan