bogortraffic.com, BANDUNG – Persib Bandung unggul 1-0 atas Ratchaburi FC di babak pertama pada leg kedua 16 besar AFC Champions League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2) malam WIB.
Meskipun memimpin, Persib Bandung kini butuh setidaknya 2 sampai 3 gol tambahan untuk mengamankan posisinya di kancah Asia.
Persib sebenarnya berhasil membobol gawang Ratchaburi memanfaatkan situasi sepak pojok pada menit keenam.
Namun, gol sundulan Berguinho tersebut dianulir wasit karena sudah lebih dulu berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Sebagai tuan rumah, Maung Bandung terus berupaya menekan pertahanan Ratchaburi demi mencetak gol cepat. Hal ini krusial karena tim tamu memiliki modal keunggulan 0-3 dari pertemuan pertama.
Meski begitu, Persib sempat kesulitan leluasa masuk ke kotak penalti lawan karena pertahanan Ratchaburi yang disiplin.
Pada menit ke-22, Berguinho kembali menebar ancaman, namun tembakannya masih terlalu lemah sehingga mudah ditangkap oleh kiper Ratchaburi, Kampon Phatomakkakul.
Ratchaburi bermain tanpa kompromi di babak pertama, di mana beberapa kali aksi gelandang Persib, Thom Haye, langsung dihentikan di area tengah permainan.
Persib sempat mendapatkan peluang melalui Uillian Barros pada menit ke-36, namun tembakannya belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39 lewat gol Andrew Jung. Sebelum mengesahkan gol, wasit terlebih dahulu meminta masukan dari wasit Video Assistant Referee (VAR) karena adanya indikasi offside dari Alfeandra Dewangga yang memberikan umpan.
Hasil pengecekan menunjukkan Dewangga dalam posisi on side, sehingga gol Jung sah dan mengubah skor menjadi 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, Persib hampir menambah keunggulan melalui tembakan Thom Haye di masa injury time, namun bola yang mengarah ke sudut kiri gawang berhasil dimentahkan oleh Kampon.
Sayangnya, Persib justru harus bermain dengan 10 orang jelang turun minum. Uillian Barros menerima kartu merah langsung dari wasit akibat tekel berbahaya terhadap Jonathan Khemdee dalam situasi yang sebenarnya tidak berbahaya.
Persib kini harus berjuang di babak kedua dengan kekurangan jumlah pemain demi mengejar defisit gol agregat.





