bogortraffic.com, BANDUNG— Pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, akhirnya buka suara mengenai kronologi awal kedatangannya ke Kota Kembang pada awal musim 2023/2024.
Pria yang kini sukses mempersembahkan sejarah bagi Maung Bandung tersebut ternyata sempat meminta manajemen menahan diri sebelum ia mencapai kata sepakat.
Melansir tayangan The Untold Stories Back to Back Champions Episode 1 di kanal YouTube resmi klub, Hodak menceritakan bahwa kontak pertama dari pihak manajemen terjadi saat dirinya masih menahkodai klub Malaysia, Kuala Lumpur City FC.
”Sebenarnya, mereka (Persib) menghubungi saya satu hari sebelum final Piala FA (Malaysia) saat saya masih bersama Kuala Lumpur City. Jadi saya katakan kepada mereka untuk kembali menghubungi saya dalam 2-3 hari setelahnya karena saya ingin fokus dulu kepada laga final itu,” ungkap Hodak, Sabtu (13/6/2026).
Ketika tawaran resmi dari Persib tiba pasca-mundurnya Luis Milla pada Juli 2023, Hodak mengaku sudah mengantongi analisis mendalam mengenai tim Pangeran Biru.
Saat itu, Marc Klok dan kolega tengah terpuruk di peringkat ke-16 klasemen akibat rentetan hasil minor.
Ia melihat ada anomali besar dalam tim. Komposisi pemain Persib terbilang sangat mewah dan berkualitas, namun hasil di lapangan justru tidak berbanding lurus.
Hal inilah dalam kisah Bojan Hodak latih Persib yang memicu adrenalinnya untuk menerima pinangan ke Bandung.
”Saya mendapat informasi bahwa Persib memiliki skuad yang bagus tapi ada sesuatu yang hilang di dalamnya sehingga mereka tidak mendapat beberapa hasil yang bagus. Jadi buat saya, itu hal yang menarik,” tambahnya.
Estafet Kepelatihan dan Jabatan Baru
Keputusan Hodak menerima tantangan tersebut kini terbukti berbuah manis. Setelah berhasil membangkitkan performa tim hingga menghadirkan tiga trofi juara secara beruntun (back to back champions), ia kini mendapatkan promosi strategis di jajaran manajemen.
Mulai musim ini, Bojan Hodak resmi dipercaya mengemban tugas baru yang lebih krusial sebagai Technical Advisor dalam Shareholders Group Persib.
Sementara itu, posisi pelatih kepala resmi diestafetkan kepada sang asisten, Igor Tolic, untuk melanjutkan dinasti juara Pangeran Biru.





