Bali United vs Dewa United, Adu Taktik Kedua Pelatih di Gianyar

Pelatih Bali United, Johnny Jansen.

bogortraffic.com, BOGOR – Laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/26 akan menjadi panggung menarik di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin (29/12) sore.

Bali United FC dijadwalkan menjamu Dewa United Banten FC dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.

Bacaan Lainnya

Bali United datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mulai menemukan konsistensi permainan. Stabilitas lini belakang menjadi salah satu kekuatan utama Serdadu Tridatu, yang mampu mencatatkan clean sheet dalam tiga pertandingan terakhir.

Tren positif ini menjadi modal penting bagi tim tuan rumah untuk mengamankan poin penuh.

Di sisi lain, Dewa United juga menunjukkan peningkatan performa usai meraih dua kemenangan beruntun. Konsistensi tersebut membuat tim tamu tak bisa dipandang sebelah mata, meski harus bermain di kandang lawan.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai laga ini tidak akan berjalan mudah. Ia mengakui kualitas yang dimiliki Dewa United, namun tetap optimistis dengan kekuatan timnya.

“Saya pikir pertandingan akan sulit karena mereka (Dewa United) tim yang bagus dengan kualitas pemain luar biasa. Tapi kami juga memiliki komposisi pemain yang bagus dan saya yakin dengan kualitas tim saya bisa meraih hasil positif,” kata pelatih Bali United Johnny Jansen.

Pertandingan ini juga menghadirkan cerita menarik di pinggir lapangan. Johnny Jansen akan berhadapan dengan Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United yang pernah menjadi atasannya saat keduanya bekerja bersama di SC Heerenveen pada musim 2018/2019.

Hubungan profesional di masa lalu tersebut kini berubah menjadi adu kecerdikan taktik di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Jansen mengakui bahwa pertemuan kembali dengan Jan Olde Riekerink memberikan nuansa tersendiri.

Namun, fokus utamanya tetap pada kesiapan tim dan adaptasi terhadap karakter kompetisi di Indonesia.

“Ya, coach Jan saat itu datang dari pengalamannya di tim seperti Ajax. Dia memiliki visi bermain dengan ball possession yang sangat baik. Hanya itu sudah lama sebelum kami akan bertemu kembali di Indonesia,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Ia juga menyoroti perbedaan karakter sepak bola antara Belanda dan Indonesia, yang menjadi tantangan tersendiri bagi para pelatih asing.

“Sepak bola Belanda dan Indonesia tentu ada perbedaan sedikit tapi kami akan mempersiapkan semuanya dengan baik,” imbuhnya.

Saat ini, Bali United berada di posisi ke-8 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Dewa United menempati peringkat ke-14 dengan raihan 16 poin.

Tambahan tiga poin menjadi target penting bagi Bali United untuk memperbaiki posisi dan mendekat ke papan atas klasemen, sekaligus menggeser PSIM Yogyakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan