bogortraffic.com, BOGOR – GAC Indonesia semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia dengan meresmikan dealer terbarunya di Yogyakarta. Berlokasi strategis di Ringroad Selatan, dealer ini menjadi bagian dari ekspansi jaringan GAC sekaligus memperkuat layanan 3S (Sales, Service, Spare Part) untuk konsumen EV di DIY dan sekitarnya.
Dibangun di atas lahan seluas 3.500 meter persegi, GAC Yogyakarta dilengkapi 4 stall service dan 2 stall PDI (Pre-Delivery Inspection), mampu menangani hingga 6 unit kendaraan per hari. Tak hanya itu, dealer ini juga menghadirkan pengalaman belanja modern dengan showroom interaktif, memamerkan seluruh lini produk GAC, termasuk GAC Hyptec HT, GAC AION Y Plus, dan GAC AION V.
Andry Ciu, CEO GAC Indonesia, menyatakan bahwa pembukaan dealer ini adalah langkah penting dalam strategi ekspansi nasional. “Yogyakarta memiliki potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik. Kehadiran dealer resmi ini akan mempercepat transisi menuju mobilitas yang lebih bersih dan cerdas,” ujarnya.
Peresmian dealer ini dihadiri oleh sejumlah petinggi, termasuk Jusak Kertowidjojo (President Director Indomobil Group), Andrew Nasuri (Director Indomobil Group), serta Hendra Kurniawan (President Director Sumber Baru Group) yang juga pemilik dealer GAC Semarang.
Hendra Kurniawan mengungkapkan optimisme tinggi terhadap perkembangan GAC di Jawa Tengah dan DIY.
“Target kami adalah memberikan layanan terbaik dengan kepuasan pelanggan tinggi sekaligus membangun bisnis yang berkelanjutan,” tegasnya.
Setelah sukses di Semarang dan Yogyakarta, Sumber Baru Group bersiap berekspansi ke Solo untuk memperkuat jaringan GAC di Jawa Tengah.
Rio Handoyo Mawardi, Director PT Wahana Sumber Mobil, menambahkan, “Target jangka pendek kami adalah menjadi pendatang baru yang tumbuh pesat dan memimpin pasar EV.”
Dengan hadirnya dealer resmi ini, konsumen di Yogyakarta dan sekitarnya kini bisa merasakan langsung mobil listrik GAC yang menawarkan desain futuristik, performa tangguh, dan teknologi terkini. Siapkah Jawa Tengah menyambut dominasi GAC di segmen kendaraan listrik?





