Pemkab Bogor Siapkan Bantuan Sewa Rumah bagi Korban Pergeseran Tanah Sukamakmur

Bupati Bogor Rudy Susmanto berikan bantuan sewa rumah Rp750 ribu/bulan bagi warga terdampak pergeseran tanah di Sukamakmur serta siapkan opsi relokasi.

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGORBupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan memberikan bantuan penuh untuk perbaikan dan pembangunan kembali rumah warga yang terdampak bencana pergeseran tanah di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdampak oleh fenomena alam ini. Dari total tersebut, 38 KK mengalami kerusakan rumah kategori rusak berat, sementara sisanya berada di zona bahaya karena kondisi tanah yang masih bergerak meski bangunan fisik belum mengalami kerusakan.

Bacaan Lainnya

Saat meninjau langsung lokasi bencana pada Jumat (30/1/2026), Rudy menegaskan bahwa prioritas pemerintah saat ini adalah mengevakuasi warga dari lokasi pengungsian ke tempat yang lebih layak.

“Keselamatan warga adalah yang utama. Tahap pertama yang kami lakukan adalah menyelamatkan masyarakat dan memastikan tidak ada lagi warga yang tinggal di tenda pengungsian,” kata Rudy Susmanto.

Sebagai langkah cepat, Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran bantuan sewa rumah sementara selama enam bulan bagi seluruh keluarga terdampak. Bantuan sebesar Rp750.000 per bulan tersebut akan dibayarkan secara sekaligus untuk masa enam bulan pertama.

Keputusan ini diambil agar warga dapat segera menempati hunian yang aman dan nyaman, terutama untuk menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

Selain penanganan darurat, Rudy menjelaskan bahwa tim ahli geologi akan segera diturunkan ke Desa Pabuaran untuk meneliti tingkat kelabilan tanah serta penyebab pergeseran tersebut secara teknis.

“Hasil kajian geologi ini akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah lanjutan, apakah rumah warga bisa diperbaiki di lokasi semula atau perlu dilakukan relokasi,” ujarnya.

Jika hasil kajian menunjukkan wilayah tersebut tidak lagi layak huni, Rudy memastikan kebijakan relokasi akan ditempuh melalui musyawarah mufakat bersama warga dan tokoh masyarakat. Saat ini, Pemkab Bogor juga telah mulai menginventarisasi lahan milik pemerintah daerah di sekitar lokasi yang berpotensi menjadi opsi tempat tinggal baru bagi warga.

Bupati Rudy menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga berjuang sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Proses rekonstruksi rumah akan dijalankan sesuai dengan kategori kerusakan dan rekomendasi teknis dari para ahli.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan