Menteri PU Percepat Normalisasi Sungai Kuranji Padang, Siapkan Anggaran Rp18,9 Triliun

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (30/1/2026).

bogortraffic.com, PADANGMenteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan normalisasi Sungai Kuranji di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (30/1/2026).

Kunjungan ini dilakukan bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, dan Wali Kota Padang Fadly Amran sebagai langkah percepatan rehabilitasi pascabencana.

Bacaan Lainnya

Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto agar wilayah terdampak bencana segera dibangun kembali dengan lebih baik serta melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan.

“Arahan Pak Presiden jelas, daerah yang terdampak bencana harus secepat-cepatnya dibangun kembali, dan masyarakat yang terdampak harus dilibatkan,” kata Menteri Dody.

Melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PU memprioritaskan penanganan Sungai Kuranji untuk menjamin fungsi pengairan irigasi. Menteri Dody menyoroti pentingnya akses air bagi warga, baik untuk pertanian maupun kebutuhan sehari-hari.

“Sungai Kuranji ini kita tangani karena memiliki fungsi utama untuk pengairan irigasi. Memang kemudian saya mendapat informasi bahwa masyarakat juga menggunakan airnya untuk mandi dan air minum. Namun sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, manakala menyangkut kehidupan dasar masyarakat, maka semua bisa ditangani oleh pusat kalau diperlukan,” ujar Menteri Dody.

Terkait kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang masih under capacity, Menteri Dody meminta dukungan lintas pihak agar ke depan pemenuhan air bersih dialihkan ke sistem yang lebih layak.

“Saya minta tolong pihak-pihak terkait dapat duduk bersama untuk membahas skema pembagiannya. Supaya nanti kami bisa menarik pipa dari SPAM untuk melayani masyarakat yang ada di Kuranji dan sekitarnya. Itu rencana ke depan dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” jelasnya.

Detail Teknis Penanganan Sungai

Penanganan teknis dilakukan pada dua titik utama, yakni Ruas Batu Busuk dan Ruas Gunung Nago:

  • Ruas Batu Busuk: Perbaikan alur sungai sepanjang 2.439 m dan perkuatan tebing 1.916 m.

  • Ruas Gunung Nago: Perbaikan alur sungai sepanjang 2.320 m dan perkuatan tebing 1.916 m.

  • Tahap Rehabilitasi: Pembangunan checkdam di Hulu Jembatan Batu Busuk untuk mengendalikan dasar sungai dan menahan debris.

Menteri Dody juga menegaskan kesiapan Kementerian PU untuk membangun sumur bor serta mengerahkan mobil tangki air guna mendukung operasional PDAM yang terdampak.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, menegaskan dukungan penuh legislatif terhadap langkah cepat ini. Ia mengungkapkan besarnya alokasi anggaran yang disiapkan Pemerintah Pusat untuk Sumatera Barat.

“Total anggaran infrastruktur untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera Barat mencapai Rp18,9 triliun. Seluruhnya telah disiapkan oleh Pemerintah Presiden Prabowo untuk membangun kembali Sumatera Barat, mulai dari jalan, jembatan, irigasi, normalisasi sungai, SPAM, hingga gedung-gedung sekolah, perkantoran, masjid, dan musala. Semua akan dibangun kembali melalui Kementerian PU,” ujar Andre Rosiade.

Sebelumnya, Menteri Dody juga meninjau PDAM Gunung Pangilun untuk mendiskusikan relokasi IPA (Instalasi Pengolahan Air) yang terdampak bencana akibat penurunan kualitas air baku di Sungai Batang Kuranji.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan