Kejar Target Tahun Ajaran Baru, Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes Dikebut

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

bogortraffic.com, BREBES— Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Jateng 1 yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, kini tengah memasuki fase krusial.

Proyek strategis nasional ini dipercepat pengerjaannya agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Bacaan Lainnya

​Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi proyek, menekankan pentingnya respons cepat dalam menangani kendala lapangan. Saat ini, progres pembangunan tercatat telah menyentuh angka 55 persen.

​”Setiap kebutuhan maupun hambatan yang dihadapi di lapangan harus segera dikomunikasikan agar dapat ditindaklanjuti secara efektif dan tidak menghambat progres pembangunan,” tegas Menteri Dody.

​Menghadapi tantangan teknis seperti kendala suplai material baja dan curah hujan tinggi, Kementerian PU melakukan langkah taktis dengan berkoordinasi intensif bersama distributor material.

Selain itu, metode konstruksi pun disesuaikan dengan mengadopsi struktur baja pada sebagian bangunan.

​Strategi ini terbukti efektif memangkas durasi pekerjaan struktur secara signifikan, dari yang semula 180 hari menjadi hanya sekitar 48 hari.

Percepatan ini juga didukung dengan penambahan kapasitas alat angkat, mobilisasi material, serta penerapan sistem kerja dua shift tenaga kerja di lapangan.

​Proyek dengan nilai kontrak Rp244,69 miliar yang dikerjakan oleh KSO WIKA–WEGE–APIK ini akan menjadi kawasan pendidikan terpadu di atas lahan seluas 27.372 m². Fasilitas yang tersedia mencakup:

  • ​Gedung sekolah lengkap (SD, SMP, dan SMA)
  • ​Asrama siswa dan rumah susun guru
  • ​Masjid dan ruang serbaguna
  • ​Kantin serta sarana olahraga

​Kementerian PU berkomitmen mengawal ketat penyelesaian proyek ini hingga akhir Juni 2026 dengan tetap menjaga mutu konstruksi.

Diharapkan, kehadiran Sekolah Rakyat di Brebes ini mampu menjadi jawaban atas kebutuhan pemerataan akses pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan