bogortradfic.com, BOGOR— Keberpihakan pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi domestik terus ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap sektor usaha mikro di tingkat tapak.
Di sela agenda kunjungan kerjanya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyambangi salah satu warung makan legendaris di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/7/2026).
Setelah menyelesaikan kegiatan dinas di Kantor KPPN Bogor, Menkeu Purbaya langsung meluncur untuk menikmati hidangan Toge Goreng Pa Raisan yang berlokasi di kawasan ikonik bersejarah, Jalan Suryakencana.
”Saya pesan dua porsi, ya nambah. Rasanya benar-benar enak, khas, dan mantap!” urai Menkeu Purbaya dengan antusias di lokasi.
Kunjungan santai ini menghadirkan cerita menarik tentang bagaimana draf kuliner tradisional mampu bertahan menjadi pilar penting penyokong denyut nadi perekonomian kota.
Sepiring toge goreng sederhana dengan bumbu tauco yang khas menjadi bukti nyata kekuatan draf ekonomi rakyat:
- Eksistensi Sejarah: Warung Toge Goreng Pa Raisan merupakan draf usaha mikro yang telah berdiri tegak sejak tahun 1982.
- Identitas UMKM: Menjadi bukti bahwa perputaran uang dan lapangan kerja sektor informal tumbuh kuat dari tempat-tempat sederhana lintas generasi, bukan hanya dari restoran mewah.
Kawasan Jalan Suryakencana sendiri telah lama draf dikenal sebagai pusat kuliner dan perdagangan makro di Kota Hujan.
Di tengah hiruk-pikuk kota, pemerintah berkomitmen terus menjaga draf ekosistem UMKM agar tetap kompetitif.
Bagi Kementerian Keuangan, draf perhatian langsung ke sektor kuliner tradisional merupakan bentuk draf komitmen tertulis untuk memastikan kebijakan insentif fiskal dan penguatan modal UMKM berjalan tepat sasaran.
Melalui konsumsi riil produk lokal ini, pemerintah optimistis draf perputaran roda ekonomi masyarakat bawah akan terus hidup mandiri sekaligus menjaga warisan identitas kuliner nusantara secara berkelanjutan.





