bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto dengan mengalokasikan kuota 1.000 unit rumah subsidi bagi warga Kabupaten Bogor.
Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), pendataan terhadap calon penerima rumah subsidi telah dimulai. Penata Layanan Operasional DPKPP Kabupaten Bogor, Rifqi, menyampaikan bahwa proses pendataan kini dibuka di stand DPKPP dalam acara Kabogorfest 2025 di Stadion Pakansari, Cibinong.
“Masyarakat bisa mendaftar melalui tautan Google Form setelah memilih lokasi rumah yang tersedia di situs resmi sikumbang.tapera.go.id,” ujar Rifqi, Selasa (17/6/2025).
Lebih lanjut, Rifqi menjelaskan bahwa data peminat rumah subsidi akan diverifikasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Tujuannya untuk memastikan hanya masyarakat yang benar-benar berhak yang dapat menerima bantuan perumahan.
“Hingga saat ini, tercatat sudah lebih dari 300 orang mendaftar. Kami juga tengah menjalin koordinasi dengan BKPSDM untuk menjangkau ASN maupun non-ASN yang belum memiliki rumah,” jelasnya.
Dalam momen Kabogorfest 2025, DPKPP juga memperkenalkan inovasi hunian bertajuk “Imah DPKPP”, sebuah konsep rumah knockdown yang cepat dibangun dan terjangkau.
“Ini bukan hanya solusi untuk korban bencana, tapi juga alternatif hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Rifqi.
Konsep Imah DPKPP ini merupakan pengembangan dari prototype yang pernah ditampilkan pada Bogor Fest 2023 lalu. Bila tahun lalu hanya memamerkan struktur dasar, tahun ini bentuk rumah yang ditampilkan sudah lengkap hingga tahap finishing.
“Imah DPKPP menggunakan struktur Risa sistem knockdown berbasis baut yang memungkinkan pembangunan rumah selesai dalam dua minggu,” ungkap Rifqi.
Keunggulan sistem ini adalah kecepatan dan efisiensi, terutama dalam kondisi darurat seperti pasca-bencana. Rumah dapat dirakit langsung di lokasi tanpa memerlukan proses konstruksi konvensional yang memakan waktu.
Pembangunan Imah DPKPP juga mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Anugrah Jaya menjadi mitra aplikator yang menyediakan komponen utama seperti platform, wall panel, dan vinil untuk interior rumah.
Lebih dari sekadar proyek, Imah DPKPP menjadi simbol sinergi pemerintah dan swasta dalam memperluas akses perumahan layak bagi masyarakat.
“Dengan pendekatan kolaboratif dan teknologi pembangunan yang efisien, konsep ini jadi langkah nyata Pemkab Bogor dalam mewujudkan keadilan akses hunian,” pungkas Rifqi.
Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan rumah, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga sebagai kontribusi langsung Kabupaten Bogor dalam menyukseskan program nasional perumahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.





