Dorong Pemerataan Ekonomi, Bupati Rudy Siapkan Bogor Barat Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menerima perwakilan Kepala Desa wilayah Bogor Barat, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (23/4).

bogortraffic.com, KABUPATEN BOGORBupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan di wilayah Bogor Barat bertumpu pada tiga fokus utama, yakni mengejar pembangunan infrastruktur, memperkuat peran desa sebagai basis pembangunan, serta menyiapkan pusat-pusat ekonomi baru sebagai strategi jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Rudy saat menerima perwakilan Kepala Desa wilayah Bogor Barat di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Kamis (23/4). Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, ia menyebut pembangunan wilayah barat menjadi prioritas utama.

Bacaan Lainnya

“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujarnya.

Rudy mengungkapkan, sejumlah pembangunan mulai dilakukan, meliputi perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah Parung Panjang, Rumpin, hingga akses penghubung ke arah Sukabumi melalui Jalan Nirmala. Selain itu, penanganan titik longsor, penerangan jalan umum (PJU), hingga pembangunan turap terus dikebut dengan dukungan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Strategi jangka panjang juga disiapkan melalui pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Langkah konkretnya adalah pembangunan kawasan pusat layanan terpadu (KPTM) yang akan menjadi cikal bakal pusat pemerintahan baru. Sejumlah proyek strategis lainnya mencakup fasilitas pengolahan sampah di Cibungbulang, kawasan olahraga di Rancabungur, hingga rencana perpanjangan jalur KRL hingga Jasinga.

Di sisi lain, Bupati Rudy menekankan pentingnya penguatan desa sebagai fondasi pembangunan. Pemkab Bogor mendorong kemandirian desa melalui peningkatan alokasi dana desa menjadi Rp1,5 miliar dengan fleksibilitas penggunaan sesuai prioritas masyarakat.

Program strategis lainnya mencakup program minimal satu sarjana per desa, digitalisasi data desa yang terintegrasi, hingga penyederhanaan regulasi bantuan keuangan desa agar lebih tepat sasaran.

“Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di kabupaten benar-benar terasa sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Rudy menegaskan bahwa keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada kekompakan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

“Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya di lapangan ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan kepala desa se-Bogor Barat yang diwakili Kepala Desa Kalong Liud, Jani Nurjaman, menyampaikan apresiasinya atas ruang diskusi yang diberikan oleh Bupati.

“Terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah memberikan ruang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi. Pada pertemuan ini, sejumlah aspirasi bisa langsung disampaikan kepada Bupati Bogor,” ujar Jani.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan