Dukungan Penuh BRIN dalam Penemuan Nikuba sebagai Energi Bahan Bakar

Jakarta – Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM), Haznan Abimanyu menekankan bahwa BRIN siap dalam mendukung penelitian tentang sumber energi terbarukan (EBT).

Haznan mengatakan, Komitmen ini dimulai dengan melakukan studi pemodelan dan optimasi transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE).

Berita Lainnya

“Kami melakukan riset-riset teknis terkait energi baru seperti energi hidrogen dan juga energi terbarukan seperti energi panas bumi, angin, biomassa, sinar matahari, aliran dan terjunan air, sampah dan limbah, gerakan dan perbedaan suhu lapisan laut, dan energi terbarukan lainnya.” Ucap haznan saat konferensi pers Riset Konversi Energi dan Fasilitasi Inobasi Akar Rumput, pada Jumat (14/07/2023).

Haznan Abimanyu mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 OREM telah menjalankan sekitar 97 proyek penelitian terkait sumber energi terbarukan (EBT). Dan ada enam proyek penelitian yang difokuskan pada riset yang menggunakan hidrogen.

Riset hidrogen mencakup berbagai kegiatan, termasuk pengembangan teknologi multi-stack PEM Electrolyzer untuk menghasilkan hidrogen dengan tekanan tinggi, produksi gas biohidrogen menggunakan POME (Palm Oil Mill Effluent) dan limbah gula cair melalui proses biologis dengan melibatkan konsorsium bakteri, pengembangan grafena sebagai katalis pendukung yang berbasis PtNi pada PEMFC, optimalisasi kinerja sistem pada stasiun pengisian hidrogen hijau, pengembangan teknologi material berbasis logam tanah jarang untuk Solid Oxide Fuel Cell (SOFC) dengan suhu rendah hingga menengah sebagai sumber energi yang ramah lingkungan, dan penyimpanan energi berbasis hidrogen untuk mengoptimalkan energi pada kendaraan listrik ringan.

Sebagai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mereka memberikan kesempatan kepada penemu alat Nikuba (Niku Bayu/Ini Air) untuk melakukan riset lanjutan terhadap alat tersebut yang diklaim dapat mengubah air menjadi bahan bakar. Hal ini menunjukkan bahwa BRIN memberikan dukungan dan kepentingan terhadap inovasi tersebut.

Terkait nikuba yang merupakan produk penelitian/inovasi masyarakat, BRIN dapat memfasilitasi masyarakat yang memiliki ide inovasi karena BRIN berkomitmen untuk mendorong inventor atau inovator untuk bisa membuktikan secara ilmiah agar bisa diterima oleh komunitas,” terang Haznan. (Rafi)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan