​Kantongi Rating Global, Ekonom Sebut Peringkat Kredit DIM Jadi Modal Pikat Investor

Rektor Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat Efa Yonnedi.

bogortraffic.com, JAKARTA— Ekonom sekaligus Rektor Universitas Andalas (Unand), Efa Yonnedi, menilai raihan peringkat kredit Danantara Investment Management (DIM) dari lembaga pemeringkat internasional, Moody’s dan S&P Global, merupakan modal awal yang sangat strategis.

Pengakuan ini diyakini mampu mempertebal kredibilitas institusi sekaligus mengerek kepercayaan pasar global.

Bacaan Lainnya

​Kendati demikian, Mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unand ini mengingatkan bahwa tantangan utama DIM ke depan adalah bagaimana menerjemahkan peringkat impresif tersebut menjadi portofolio investasi riil.

​”Rating dari pemeringkat global ini dapat menjadi modal awal yang sangat strategis. Tantangan sesungguhnya adalah mengkonversi kepercayaan pasar ini menjadi portofolio investasi yang menghasilkan dampak nyata. Seperti pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, dan penguatan posisi Indonesia,” ujar Efa Yonnedi saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (4/6/2026).

​Dalam penilaian perdana yang dirilis ke publik, dua raksasa pemeringkat dunia menyematkan rapor hijau bagi lini bisnis investasi Danantara tersebut:

  • ​Moody’s Investors Service: Menetapkan peringkat ‘Baa2’ (kategori investment grade). Nilai ini mencerminkan risiko kredit menengah dengan kapasitas pemenuhan kewajiban keuangan yang memadai.
  • ​S&P Global Ratings: Menyematkan peringkat kredit jangka panjang ‘BBB’ dan peringkat jangka pendek ‘A-2’.

​Moody’s sengaja menyelaraskan rating DIM dengan peringkat kedaulatan (sovereign rating) Pemerintah Indonesia. Hal ini mencerminkan eratnya keterkaitan kredit antara DIM dengan negara, mengingat kedudukannya di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mendapat garansi penuh dari pemerintah.

​Efa Yonnedi optimistis bahwa dengan status badan usaha yang baru seumur jagung, penilaian dari S&P dan Moody’s menjadi landasan pacu yang kokoh bagi pergerakan Danantara di lantai investasi internasional.

​”Dengan fondasi rating yang kuat, mandat yang jelas, dan dukungan penuh negara, Danantara memiliki semua prasyarat untuk menjadi SWF (Sovereign Wealth Fund) kelas dunia dalam satu dekade ke depan,” pungkas Efa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan