PDN Diserang, Hampir Sejuta Mahasiswa Harus Unggah Ulang Data

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. (Dok. Kemdikbud)

bogortraffic.com, JAKARTA – Serangan ransomware yang menargetkan Pusat Dana Nasional (PDN) dengan tebusan sebesar Rp 131 miliar, telah berdampak signifikan bagi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim ini merupakan salah satu tenant pusat data yang dikelola oleh Kemkominfo. Akibat serangan ini, hampir sejuta mahasiswa harus mengunggah ulang data-data mereka.

Bacaan Lainnya

Data yang terdampak di PDN, tepatnya di PDN Sementara (PDNS) 2 yang berlokasi di Surabaya, adalah data Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, program bantuan sosial di bidang pendidikan tinggi. Beruntung, Kemendikbudristek memiliki cadangan data di server milik mereka sendiri.

Kemendikbudristek mengungkapkan bahwa data cadangan penerima dan pendaftar KIP Kuliah aman. Namun, sebagian besar mahasiswa tetap diminta untuk mengunggah ulang data ke pusat data Kemendikbudristek.

Kemendikbudristek saat ini tengah memulihkan sistem KIP Kuliah menggunakan data cadangan tersebut guna memastikan tidak ada mahasiswa yang kehilangan haknya dalam hal pencairan dan pendaftaran KIP Kuliah.

“Kami berupaya sesegera mungkin untuk dapat memulihkan layanan KIP Kuliah berdasarkan data cadangan yang kami simpan di pusat data Kemendikbudristek. Koordinasi erat dengan perguruan tinggi juga terus kami lakukan untuk menjamin hak mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing dan pendaftar KIP Kuliah baru,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti PhD, dalam siaran pers, Senin (1/7/24).

Suharti menjelaskan bahwa proses pemindahan, pemulihan, dan rekonfigurasi interkoneksi sistem KIP Kuliah dengan sistem lain di pemerintah membutuhkan waktu. Sistem KIP Kuliah diperkirakan akan kembali beroperasi sepenuhnya pada 29 Juli 2024.

Pemulihan ini dilakukan menyusul terjadinya “penyanderaan” data di server PDNS 2 oleh kelompok ransomware bernama Brain Chipper.

Pencairan KIP Kuliah untuk Mahasiswa Penerima KIP Kuliah Ongoing

Sebelumnya, proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing pada semester genap 2023/2024 sudah mencapai 98,8 persen. Saat terjadi permasalahan pada PDNS 2, masih ada 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan.

“Mahasiswa penerima KIP Kuliah tidak perlu khawatir. Karena selama proses pemulihan sistem ini, semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima ongoing akan selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024,” tegas Suharti.

Suharti meminta perguruan tinggi untuk segera melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024 serta berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan.

Pendaftaran KIP Kuliah dan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2024

Proses pemulihan tengah dilakukan, namun Kemendikbudristek menyebut proses seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun 2024 akan tetap berlangsung. Namun, mereka diminta mengunggah ulang data. Pada rentang waktu tersebut, pendaftar akan diminta melakukan klaim ulang di sistem KIP Kuliah menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), serta melakukan pengunggahan kembali dokumen dan data dukung pendaftaran KIP Kuliah.

Suharti meminta perguruan tinggi untuk menyesuaikan lini masa penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri untuk memastikan calon mahasiswa tidak kehilangan hak dalam mengikuti seleksi penerima KIP Kuliah. Perguruan tinggi juga diharapkan dapat memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah bagi pendaftar KIP Kuliah yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), sampai proses seleksi penerima KIP Kuliah selesai.

Hal ini disampaikan dalam surat bernomor Manual.065/A.J5/LP.01.01/2024, yang dikirimkan Kemendikbudristek kepada Pemimpin Perguruan Tinggi serta Kepala LLDIKTI Wilayah I s.d. XVII.

Untuk calon mahasiswa yang akan mendaftar KIP Kuliah 2024 dan belum pernah melakukan pendaftaran sebelumnya, pendaftaran KIP Kuliah 2024 akan dilanjutkan dan dibuka kembali mulai tanggal 29 Juli 2024 sampai dengan 31 Oktober 2024 di laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

“Kemendikbudristek akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengakses laman resmi Kemendikbudristek atau menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek melalui laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177,” tutup Suharti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan