bogortraffic.com, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir energi bersih dengan meraih penghargaan PROPER Emas untuk keempat kalinya secara berturut-turut. Diterima di Jakarta pada Selasa (7/4/2026), capaian tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup ini menjadi bukti nyata operasional panas bumi yang andal.
Kunci keberhasilan PGE Area Ulubelu tahun ini terletak pada inovasi teknologi hijau bernama STREAM (Steam Redistribution and Adjustment Method). Teknologi ini mengoptimalkan distribusi uap antara sumur bertekanan tinggi dan rendah melalui satellite separator untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Sejak diimplementasikan pada 2023, STREAM telah memberikan dampak finansial dan operasional yang signifikan. Inovasi ini mampu meningkatkan kapasitas pembangkitan hingga 49.522 megawatt hour (MWh) dan menambah pendapatan perusahaan hingga Rp71 miliar.
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani, menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan komitmen perseroan dalam mendorong transisi energi dan mendukung ketahanan energi nasional.
“Capaian di Ulubelu mencerminkan komitmen PGE dalam mendorong transisi energi dan mendukung ketahanan energi nasional. Melalui inovasi seperti STREAM, kami membuktikan bahwa keunggulan operasional berstandar global kami dapat menghasilkan energi bersih yang stabil, andal, dan dapat terus ditingkatkan. Kami tidak hanya memproduksi listrik, tetapi juga memastikan setiap jejak operasional kami memberikan dampak positif bagi bumi dan seisinya.”
General Manager PGE Area Ulubelu, Edi Sudarmadi, menjelaskan bahwa STREAM memiliki peran vital dalam misi dekarbonisasi perusahaan. Selain aspek ekonomi, teknologi ini secara efektif menekan dampak lingkungan dari aktivitas operasional.
“STREAM memungkinkan kami mengelola sumber daya panas bumi secara lebih presisi. Dampaknya luar biasa, tidak hanya meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap dekarbonisasi, yang menjadi salah satu misi utama Perseroan. Dengan STREAM, kami berhasil menurunkan emisi sebesar lebih dari 28 ribu ton CO2eq, serta menekan emisi gas H2S dan NH3 secara signifikan,” ujarnya.
Keberhasilan meraih PROPER Emas juga didorong oleh inovasi sosial bertajuk SAI BUMI JEJAMA (Sustainable Agriculture for Building a Healthy Food System Community Through Joint Action and Mutual Aid). Program ini memanfaatkan limbah operasional seperti filler menara pendingin menjadi media pertanian dan perikanan produktif bagi masyarakat sekitar.
Integrasi antara teknologi STREAM dan inisiatif SAI BUMI JEJAMA menghasilkan nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 3,9. Berkat pemanfaatan panas bumi secara langsung (direct use), warga sekitar kini mampu memanen 8 ton ikan per tahun dan memproduksi 120 ton pupuk secara mandiri.
Dengan semangat tumbuh bersama masyarakat lokal, PGE Area Ulubelu membuktikan bahwa energi panas bumi Indonesia adalah kunci bagi kedaulatan energi yang tetap menjaga kelestarian lingkungan.





