Kementerian PU Percepat Pemulihan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana di Sumatera

bogortraffic.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memprioritaskan pemulihan fasilitas kesehatan terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Upaya tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur dan material banjir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan puskesmas, serta pemulihan layanan air bersih dan sanitasi agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Bacaan Lainnya

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa dukungan pihaknya pada sektor kesehatan saat ini difokuskan pada pemulihan fisik bangunan dan penyediaan infrastruktur dasar pendukung layanan kesehatan.

“Khusus sektor kesehatan, peran kami saat ini terbatas pada pembersihan puskesmas dan rumah sakit yang terdampak, serta memastikan air bersih tersedia dengan kualitas yang baik. Pengelolaan fisik bangunan kita bantu agar fasilitas kesehatan dapat segera difungsikan kembali,” kata Menteri Dody.

Berdasarkan laporan penanganan bencana per 16 Januari 2026, Kementerian PU telah melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas umum di puluhan lokasi terdampak.

Di Provinsi Aceh, pembersihan mencakup wilayah Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie, dan Pidie Jaya.

Sementara di Provinsi Sumatera Utara, tercatat lima lokasi fasilitas umum sedang dalam proses pembersihan. Adapun di Provinsi Sumatera Barat, terdapat 12 lokasi pembersihan dengan rincian tujuh lokasi telah selesai dan lima lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan (on-going).

Kementerian PU mencatat terdapat dua puskesmas yang mengalami kerusakan berat akibat tertimbun lumpur setinggi dua meter, yaitu Puskesmas Lokop di Aceh Timur dan Puskesmas Laklak di Aceh Tenggara.

Mengingat lokasinya yang dekat dengan alur sungai, kedua fasilitas ini tidak layak digunakan kembali.

“Dua puskesmas yang harus kita bangun dengan cepat karena kondisi eksistingnya sudah tidak memungkinkan untuk digunakan lagi. Bangunannya harus direlokasi dan dibangun baru. Tetapi untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan, sementara pembangunan puskesmas direncanakan menggunakan sistem bangunan modular agar dapat selesai dalam waktu singkat dan segera melayani masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Pembangunan puskesmas baru tersebut akan dilaksanakan setelah adanya arahan resmi dari Menteri Kesehatan.

Kementerian PU bertanggung jawab pada fisik bangunan, sedangkan tenaga medis dan peralatan menjadi kewenangan Kementerian Kesehatan.

Selain fisik bangunan, Kementerian PU mendukung penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor.

Salah satunya di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan guna menjamin ketersediaan air bersih standar kesehatan.

Kementerian PU berkomitmen terus bersinergi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas kesehatan di wilayah Sumatera pulih secara cepat, aman, dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan