Capai 92 Persen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Kuansing Kementerian PU (SRT 1) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Selasa (4/8/2026).

bogortraffic.com, KUANTAN SINGINGIMenteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Kuansing Kementerian PU (SRT 1) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Selasa (4/8/2026).

Menteri PU mendorong percepatan pengerjaan, khususnya pada tahap akhir (finishing), agar sekolah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Bacaan Lainnya

​Menteri Dody menegaskan bahwa selain mengejar target waktu penyelesaian, kerapian dan kualitas fisik bangunan harus menjadi perhatian utama demi keamanan serta kenyamanan para siswa.

​”Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama kerapian pada tahap finishing, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” kata Menteri Dody.

​Hingga 3 Agustus 2026, progres fisik pembangunan kawasan pendidikan ini telah menyentuh 92,59 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada 8 Agustus 2026.

​Proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi Kuansing Kementerian PU dibangun di atas lahan seluas 7,5 hektare dengan total luas bangunan 13.081,84 meter persegi yang mencakup 25 massa bangunan.

Digarap oleh kontraktor pelaksana PT Duta Rama – PT Gala Karya (KSO), proyek ini menelan anggaran APBN 2025–2026 sebesar Rp226,98 miliar.

​Fasilitas terpadu yang dibangun meliputi:

  • ​Gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
  • ​Asrama siswa, gedung serbaguna, dapur umum, dan tempat ibadah.
  • ​Fasilitas olahraga, jaringan utilitas, serta penataan kawasan sekolah yang asri.

​Penyediaan infrastruktur pendidikan terpadu ini sejalan dengan Visi PU 608 untuk menghadirkan sarana belajar yang aman dan berkelanjutan.

Langkah ini sekaligus menjadi instrumen strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta mendukung target pengentasan kemiskinan ekstrem menuju 0 persen di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan