Atasi Dampak El Nino, Kementerian PU Salurkan Bantuan Air Bersih dan Pompa Irigasi

Kementerian PU dan Pemkab tangani kekeringan di Aceh Besar akibat El Nino melalui penyaluran air bersih dan bantuan pompa irigasi.

bogortraffic.com, ACEH – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat dalam penanganan kekeringan Aceh Besar akibat fenomena El Nino.

Langkah ini dilakukan melalui penyaluran air bersih bagi masyarakat terdampak serta penyediaan sarana air irigasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Bacaan Lainnya

​Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan pondasi utama pembangunan dan penopang kesejahteraan masyarakat di tengah ketidakpastian iklim.

​“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Menteri Dody.

​Penanganan ini merupakan respons atas penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kering oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui SK Bupati Nomor 968 Tahun 2026.

​Melalui koordinasi bersama Pemkab Aceh Besar, BWS Sumatera I, BPBD, BPBPK Aceh, dan PDAM Tirta Mountala, disepakati sejumlah aksi tanggap darurat:

  • Dukungan Pertanian: BWS Sumatera I menyiapkan 9 unit pompa air untuk mengamankan pasokan air irigasi sawah.
  • Distribusi Air Bersih: BPBPK Aceh dan PDAM menyiagakan armada mobil tangki air berkapasitas hingga 5.000 liter untuk menyuplai kawasan pemukiman.

​Pada Selasa (4/8/2026), sebanyak 18.000 liter air bersih telah disalurkan secara bertahap di Komplek Kota Reuntang, Mukim Lampanah, Kecamatan Seulimeum. Bantuan ini menjangkau sekitar 170 Kepala Keluarga (512 jiwa) yang mengalami krisis air bersih.

​Kementerian PU berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan distribusi bantuan air bersih serta penanganan dampak kemarau di Aceh Besar berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan