bogortraffic.com, JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali menunjukkan kapasitas dan daya saing inovasinya di tingkat global. Melalui partisipasinya pada Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 di Korea Selatan, PGE sukses meraih Gold Medal serta Special Prize dari Korea Invention Promotion Association (KIPA).
PGE menampilkan inovasi bertajuk “Petro-MAX: A Novel Thin Section Preparation Method to Enhance Petrographic Quality of Clayish Geothermal Rocks.” Teknologi ini memadukan resin epoxy dan pelarut Methyl Ethyl Ketone (MEK) untuk menghasilkan lapisan polimer tipis yang meresap ke dalam struktur mineral batuan.
Terobosan ini menawarkan metode baru untuk menyiapkan sayatan tipis batuan panas bumi berlempung sehingga kualitas analisis petrografinya meningkat secara signifikan. Dengan hasil pengamatan yang lebih jelas dan akurat, Petro-MAX memberikan dukungan penting bagi proses eksplorasi dan pengembangan proyek panas bumi PGE.
Solusi Tantangan Geologi Rumit
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Edwil Suzandi, mengungkapkan bahwa prestasi ini membuktikan kapasitas inovasi PGE dalam memperkuat daya saing industri panas bumi Indonesia, sekaligus menjadi pintu promosi teknologi ke pasar internasional.
“Eksplorasi panas bumi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tingginya risiko pengeboran hingga kondisi geologi yang rumit. Pada tahap inilah inovasi seperti Petro-MAX berperan penting, karena mampu meningkatkan akurasi analisis dan mendukung pengambilan keputusan teknis di setiap fase proyek. Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga dorongan untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan, aplikatif, dan memberikan nilai tambah bagi pengembangan energi panas bumi nasional,” ujar Edwil.
Gateway Menuju Pasar Global
SIIF dikenal sebagai gateway to the world market yang mempertemukan para inventor, peneliti, dan investor dari berbagai belahan dunia. Diselenggarakan oleh Korean Intellectual Property Office (KIPO) dan KIPA, ajang ini merupakan salah satu pameran inovasi terbesar di dunia yang didukung oleh World Intellectual Property Organization (WIPO).
Tahun ini, SIIF diikuti oleh 617 peserta dari 19 negara dengan menampilkan lebih dari 500 penemuan. Keberhasilan Petro-MAX meraih penghargaan tertinggi setelah melalui rangkaian penjurian ketat oleh para pakar menegaskan bahwa teknologi karya anak bangsa mampu bersaing secara internasional.
Pencapaian ini membuka peluang luas bagi PGE untuk memperkenalkan teknologi unggulan kepada produsen, perusahaan lisensi, hingga distributor global, memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam energi terbarukan dunia.





