bogortraffic.com, JAKARTA— Langkah taktis akselerasi transisi energi bersih di sektor kelistrikan nasional terus dimatangkan.
Dalam ajang Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta, PLN Nusantara Power (PLN NP) memaparkan peta jalan strategis di mana pihaknya akan membangun ekosistem hidrogen secara utuh dan menyeluruh guna memperkuat ketahanan energi masa depan.
Strategi transformasi makro ini dirancang bukan sebatas pada rantai produksi energi, melainkan mencakup draf riset komprehensif, penyediaan infrastruktur, hingga aplikasi nyata pada sektor pembangkitan serta moda transportasi logistik.
”PLN Nusantara Power tidak hanya mengembangkan teknologi hidrogen secara parsial, tetapi membangun ekosistemnya secara utuh dari hulu ke hilir. Pendekatan terintegrasi ini menjadi fondasi kaku kami dalam mendukung transisi energi nasional sekaligus mempercepat terwujudnya Net Zero Emissions 2060,” urai Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah.
Kepala Satuan Technology Development and Asset Management PLN NP, Hery Artady, menjelaskan bahwa draf cetak biru pengembangan inovasi ini mengakar kaku pada konsep energy trilemma, yaitu menghadirkan energi yang aman (secure), terjangkau (affordable), dan berkelanjutan (sustainable).
Guna memuluskan draf target dekarbonisasi tersebut, PLN NP mengoperasikan lima pilar utama:
- A2P & H2P: Eksekusi co-firing amonia di pembangkit Gresik serta pengoperasian 8 Green Hydrogen Plant (GHP) yang dipelopori di Muara Karang.
- FCT & FCEV: Pemanfaatan Hydrogen Fuel Cell Generator untuk listrik portabel bebas emisi, salah satunya sukses diaplikasikan di Pulau Gili Ketapang.
- Infrastruktur HRS: Pembangunan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen Hydrogen Refueling Station (HRS) Merah Putih di Rembang, Muara Tawar, hingga unit Mobile HRS.
Ekosistem hidrogen hijau yang dibangun korporasi juga mulai merambah draf sektor transportasi publik dan komersial melalui peluncuran Hydrogen Electric (H-E) Nusantara, draf armada van hidrogen khusus logistik, hingga varian kendaraan ICE Hydrogen SUV.
Melalui draf keterlibatan aktif di GHES 2026, subholding PLN ini terus memperkuat jalinan kolaborasi strategis lintas sektor bersama pemerintah, pelaku industri global, dan akademisi demi menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi energi rendah karbon di Indonesia.





