bogortraffic.com, BOGOR – Tantangan klasik “Jakarta-Sentris” dalam pengembangan talenta seni kini mulai dijawab dengan langkah nyata.
Jarak geografis dan biaya tinggi menuju pusat industri sering kali menjadi tembok besar bagi pemuda daerah. Menjawab tantangan tersebut, inisiatif “Aice Got You! Panggung Crispymu!” hadir untuk mendesentralisasi wadah kreativitas bagi generasi muda.
Lewat rangkaian roadshow di lima kota besar—Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan berakhir di Surabaya—ajang ini membuktikan bahwa talenta grassroot hanya membutuhkan satu hal: akses panggung yang setara.
Sebagai titik penutup, Surabaya menunjukkan energi kreatif yang masif. Tercatat sebanyak 135 peserta berpartisipasi selama tiga hari penyelenggaraan di Balai Pemuda. Kehadiran ruang ekspresi profesional di daerah ini disambut antusias oleh para peserta yang haus akan wadah berkarya.
Penyanyi dan penulis lagu nasional, Isyana Sarasvati, yang hadir langsung sebagai juri, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas yang ia temukan. Menurutnya, talenta di daerah memiliki karakter yang jujur dan teknik yang matang.
“AICE Got You! Surabaya seru banget, benar-benar semuanya bagus banget. Aku berharap menang kalah bukan masalah, yang penting adalah pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan. Ini menjadi pengalaman yang sangat magis buat para peserta. Semoga nantinya mereka terus berkarya dengan sejujur-jujurnya!” ujar Isyana.
Inkubator Mental bagi Gen Z
Selain Isyana, juri ahli lainnya seperti Brandon De Angelo dan Boiyen turut memberikan pandangan mereka mengenai pentingnya panggung lokal sebagai investasi berharga.
“Masing-masing tampil dengan karakter yang kuat. Harapannya, mereka tetap berkarya dan jangan cepat puas. Karena selain gelar, pengalaman yang mereka dapat di sini jauh lebih berharga,” jelas Brandon.
Senada dengan Brandon, Boiyen menyoroti keberlanjutan bakat tersebut agar para pemenang tetap rendah hati dan yang belum menang tidak berhenti mencoba.
Perayaan Inklusivitas Seni
Aice tidak hanya menyediakan panggung fisik, tetapi juga memperluas jangkauan secara daring melalui live stream yang mencatat ratusan ribu views. Hal ini membuka kesempatan bagi talenta di pelosok nusantara untuk tetap terinspirasi.
Sylvana Zhong, Senior Brand Manager Aice Group, menekankan bahwa keterlibatan ribuan orang sepanjang rangkaian acara adalah sebuah kemenangan bagi inklusivitas seni.
“Melihat ribuan orang dari Jakarta sampai Surabaya berani naik panggung, bernyanyi, atau menari, bagi kami itu adalah kemenangan tersendiri. Ini bukan sekadar kompetisi, tapi perayaan bersama bahwa setiap orang punya potensi untuk bersinar,” jelasnya.
Melalui keberhasilan ini, diharapkan tren “menjemput bola” ke daerah-daerah terus berlanjut. Sebab, bakat besar Indonesia tersebar di setiap sudut nusantara yang menunggu panggungnya dihidupkan.





