bogortraffic.com, BOGOR – Kabar baik bagi pengguna transportasi publik di Kota Bogor. Mulai Jumat (15/5/2026), layanan Biskita Trans Pakuan resmi mengaktifkan 35 titik henti (bus stop) tambahan di empat koridor utama. Penambahan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mempermudah aksesibilitas masyarakat.
Aktivasi ini mencakup operasional di Koridor 1, Koridor 2, Koridor 5, dan Koridor 6.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari usulan warga melalui DPRD dan musrenbang tingkat kecamatan.
Sebelumnya, banyak penumpang yang harus berjalan cukup jauh (200 hingga 500 meter) karena titik naik dan turun yang tidak sejajar. Dengan aktivasi baru ini, sistem naik-turun kini menjadi lebih ideal.
“Sekarang dengan aktivasi ini, naik dan turun bisa di titik yang sama. Kami ingin masyarakat semakin mudah mengakses angkutan umum yang aman dan nyaman sehingga perlahan beralih dari kendaraan pribadi,” ujar Dody.
Rincian Titik Henti Baru per Koridor
Berikut adalah sebaran titik henti baru yang mulai beroperasi hari ini:
| Koridor | Rute Utama | Titik Henti Baru (Highlights) |
| Koridor 1 | Terminal Bubulak – Cidangiang | Kampung Curug, Kedung Badak, KS Tubun, Juanda, Balaikota. |
| Koridor 2 | Terminal Bubulak – Ciawi | Gg Roda, Aspol SBJ, Akbid, Tajur, Biotrop, Kampung Perca, Pasar Gunung Batu. |
| Koridor 5 | Terminal Ciparigi – Stasiun Bogor | Pangkalan, RE Martadinata, Ciwaringin, Mayor Oking, Masjid Jenderal Sudirman, SLTPN 8. |
| Koridor 6 | Parung Banteng – Stasiun Bogor | Kelurahan Katulampa, Kemang Permata, Gg Pemuda, Kampung Sawah, Kapten Muslihat. |
Layanan Biskita merupakan skema Buy The Service (BTS) yang disubsidi oleh pemerintah. Penambahan titik henti ini diharapkan dapat menyentuh lebih banyak kawasan strategis, mulai dari area pemukiman hingga zona pendidikan di seluruh penjuru Kota Bogor.
Bagi warga yang ingin mengetahui detail lengkap lokasi 35 titik henti tersebut, informasi resmi telah diunggah melalui akun media sosial Biskita dan Dinas Perhubungan Kota Bogor.





