Wawalkot Jenal Kritik Minimnya Sosialisasi Penutupan Eks Jalan Batutulis

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

bogortraffic.com, KOTA BOGOR— Kebijakan penutupan akses eks Jalan Batutulis di Kota Bogor memicu banyak pertanyaan di kalangan pengendara dan warga setempat.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyayangkan lemahnya koordinasi dan minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh instansi wilayah terkait.

Bacaan Lainnya

​Jenal meminta pihak kecamatan, kelurahan, hingga dinas teknis untuk bergerak cepat memberikan pemahaman yang masif agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

​“Saya harap di wilayah camat, lurah, dan dinas, sosialisasinya harus masif. Kalau seperti ini pimpinan akan repot. Padahal sosialisasi sebetulnya cukup sederhana, tinggal pasang flyer atau poster di area eks Jalan Batutulis sehingga pengendara bisa membaca,” tegas Jenal Mutaqin

​Secara teknis, kebijakan penutupan eks Jalan Batutulis Bogor ini sudah sepenuhnya menjadi kewenangan dari pihak pemenang lelang proyek trase baru Jalan Saleh Danasasmita.

​Penutupan jalan lama tersebut merupakan bagian utama dari satu kesatuan kontrak pengerjaan infrastruktur setempat.

Nantinya, lahan eks jalan raya tersebut akan dialihfungsikan total dan disulap menjadi area ruang terbuka hijau (RTH) yang ditanami pepohonan rimbun bernama Leweung Batutulis.

​Pemerintah Kota Bogor menegaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan tidak dapat ditunda lagi demi menghindari sanksi penalti yang membayangi pihak pengembang. Proyek ini ditargetkan tuntas seluruhnya pada musim gugur mendatang.

​”Mereka (kontraktor) tidak bisa menunda kembali. Jawabannya simpel, kalau menunda satu per satu, mereka kena denda. Target Oktober 2026 itu sudah harus selesai semua, baik untuk Leweung Batutulis maupun trase jalan baru,” pungkas Jenal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan