bogortraffic.com, KOTA BOGOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor melakukan langkah strategis dengan menghapus lahan parkir di badan Jalan Dewi Sartika, tepatnya di sisi Alun-Alun Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah. Kebijakan ini menjadi gebrakan awal dari Kepala Dishub Kota Bogor yang baru, Sujatmiko Baliarto.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mengurangi kemacetan yang selama ini kerap terjadi di ruas jalan tersebut.
“Jalan Dewi Sartika itu sebenarnya punya empat lajur. Namun karena sisi kanan dan kirinya dipakai lahan parkir, kapasitasnya berkurang sebesar 3.500 Satuan Mobil Penumpang (SMP) per jam. Kami hapus lahan parkir di sisi Alun-Alun untuk menambah kapasitas hingga 1.500 SMP per jam,” jelas Sujatmiko.
Sujatmiko, yang akrab disapa Miko, menambahkan bahwa penghapusan lahan parkir ini juga akan berdampak positif terhadap kelancaran lalu lintas di Jalan Kapten Muslihat dan Gang Mekah.
“Kemacetan dari Jalan Dewi Sartika biasanya mengular sampai ke dua ruas jalan itu. Dengan penghapusan ini, arus kendaraan jadi lebih lancar,” ujarnya.
Meski salah satu sisi Jalan Dewi Sartika tak lagi dapat digunakan untuk parkir, pengunjung Alun-Alun tetap dapat memarkirkan kendaraannya di area seberang, yakni di sisi pertokoan.
Namun, Dishub Kota Bogor lebih mendorong penggunaan lahan parkir Masjid Agung Kota Bogor atau Pasar Kebon Kembang Blok F sebagai opsi utama.
Langkah ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Bogor, yakni “Bogor Beres”, yang mencakup penataan lalu lintas, pengurangan kemacetan, serta pengaturan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan bersama Satpol PP dan Kecamatan Bogor Tengah.
“Pelan-pelan kami benahi untuk mewujudkan Bogor Lancar dalam program Bogor Beres,” tutur Miko.
Penghapusan lahan parkir ini ditandai dengan penghapusan marka parkir dan pemasangan plang larangan parkir di sepanjang sisi Alun-Alun Jalan Dewi Sartika.
Dengan adanya kebijakan ini, Dishub berharap masyarakat dapat lebih tertib dan mendukung pengurangan kemacetan di kawasan pusat Kota Bogor yang menjadi salah satu destinasi wisata utama.





