Atasi Gangguan Irama Jantung, Brawijaya Hospital Saharjo Hadirkan House of Rythm dengan Teknologi PFA Terkini

Brawijaya Hospital Saharjo Hadirkan House of Rythm dengan Teknologi PFA Terkini

bogortraffic.com, JAKARTA — Braveheart Brawijaya Hospital Saharjo kembali memperkuat posisinya sebagai pusat kesehatan jantung unggulan dengan meluncurkan program House of Rythm. Program ini merupakan layanan khusus yang didedikasikan bagi pasien dengan gangguan irama jantung, seperti Atrial Fibrillation (AF).

Layanan ini hadir secara komprehensif dan eksklusif di bawah pengawasan tim dokter ahli. dr. Simon Salim, Konsultan Elektrofisiologi Brawijaya Hospital Saharjo sekaligus Direktur House of Rythm, memberikan peringatan serius mengenai bahaya gangguan irama jantung.

Bacaan Lainnya

‘’Gangguan irama jantung bisa bergejala atau tanpa gejala, namun sama-sama dapat meningkatkan risiko stroke 3 – 5 kali lipat,’’ terang dr. Simon Salim saat ditemui di Brawijaya Hospital Saharjo, beberapa hari lalu.

Menurut dr. Simon, AF sering terjadi pada lansia dan dipengaruhi oleh berbagai faktor mulai dari genetik, hipertensi, diabetes, obesitas, hingga gaya hidup sedentary.

Teknologi PFA: Terapi Ablasi Aman dan Minim Risiko

Untuk memberikan penanganan terbaik, House of Rythm menghadirkan teknologi terbaru yakni Pulsed-Field Ablation (PFA). Teknologi ini diklaim lebih aman dan minim risiko bagi pasien.

“Alat dan prosedurnya sama persis dengan di luar negeri, dan dokter-dokter kami sudah terlatih,” tambah dr. Simon Salim yang telah berpengalaman menangani banyak pasien AF menggunakan teknologi PFA tersebut.

Konsep “One Stop Solution” di Lantai 8

Selain keunggulan teknologi, Braveheart Brawijaya Hospital Saharjo menawarkan kemudahan melalui konsep Center of Excellence (COE) yang bersifat one stop solution. Seluruh proses medis, mulai dari registrasi hingga tindakan katheterisasi (CAG) dan pembayaran, terpusat di satu lokasi.

“Pasien tidak perlu mobilitas tinggi ke lantai lain. Semua petugas yang datang kepada pasien,” ujar dr. M. Yamin, Sp. JP (K), yang menjabat sebagai Chairman Braveheart Brawijaya Hospital Saharjo, Jumat (27/1/2026).

Layanan ini mencakup penanganan pasien dari segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Tim medis didukung oleh 14 dokter spesialis dan konsultan dari institusi ternama seperti RSCM dan RS Harapan Kita.

Fasilitas Mutakhir dan Rekam Jejak Teruji

Braveheart juga mengintegrasikan layanan dari pencegahan hingga rehabilitasi jantung (kardio rehab) untuk atlet maupun pasien pasca-operasi. Fasilitas yang tersedia mencakup teknologi High Quality PCI, IVUS, rotablator, hingga mesin CT Scan dan MRI jantung dengan spesifikasi tercanggih.

“BraveHeart Brawijaya juga dilengkapi dengan fasilitas terbaru dengan mesin CT Scan dan MRI jantung dengan spesifikasi tercanggih di kelasnya,” ungkap dr. M. Yamin.

Sejak didirikan pada tahun 2024, Braveheart telah sukses menangani lebih dari 1.000 pasien rawat jalan dan melakukan 250 tindakan medis dalam kurun waktu 1,5 tahun. Bagi pasien dalam kondisi darurat, layanan jantung tersedia 24 jam melalui IGD rumah sakit, sementara poliklinik beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan