Bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengekspresikan harapan mereka terhadap pembangunan jalan tol angkutan khusus tambang sepanjang 11,5 kilometer yang menghubungkan Rumpin-Parungpanjang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, hal ini telah menjadi kesepakatan saat pertemuan dengan Komisi V DPR RI, dan kemungkinan besar proyek ini akan dibiayai menggunakan dana APBN.
“Kami sedang mengusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) mengenai pendanaan untuk membangun infrastruktur tol angkutan tambang,” ungkapnya di Cibinong
Asmawa menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor bertanggung jawab untuk menyusun dokumen perencanaan seperti Detail Engineering Design (DED), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), dan lain-lain.
Saat pertemuan dengan Komisi V DPR RI di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (15/3), Asmawa memaparkan tiga opsi untuk mengatasi masalah infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah satu opsi tersebut adalah pembangunan jalan tol sepanjang 11,5 kilometer yang menghubungkan Rumpin-Parungpanjang, yang bertujuan untuk menangani masalah kecelakaan dan kemacetan akibat lalu lintas truk tambang.
Terkait pembiayaan proyek, Asmawa menyebut tiga opsi yang dipertimbangkan, antara lain oleh Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, atau melibatkan investor atau pihak swasta.
Dengan harapan proyek ini segera terwujud, masyarakat Kabupaten Bogor berharap akan terjadi peningkatan keselamatan dan kenyamanan di jalan raya serta mengurangi dampak negatif dari lalu lintas truk tambang.





