bogortraffic.com, KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto kembali menunjukkan respons cepatnya dalam menghadapi bencana. Dini hari Selasa (8/7/2025), Rudy memimpin langsung rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir serta tanah longsor di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Langkah ini diambil menyusul banjir dan longsor yang menerjang 18 kecamatan sejak Minggu (6/7) malam, memaksa ribuan warga mengungsi.
“Langkah ini wujud komitmen untuk mempercepat penanganan banjir dan tanah longsor. Kami juga berupaya semaksimal mungkin agar penanganan pasca-bencana kepada para korban segera terealisasi,” tegas Rudy.
Pada Senin (7/7) malam, banjir kembali melanda tiga kecamatan: Klapanunggal, Jonggol, dan Cileungsi. Data BPBD Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1.312 warga terpaksa mengungsi. Bahkan, lantai 1 Rumah Sakit Permata Jonggol tergenang hingga 20 cm, menyebabkan 16 pasien harus dievakuasi ke lantai dua.
“Dampak paling besar terjadi di Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, dengan 1.300 rumah terdampak dan 1.312 jiwa mengungsi,” ungkap Kepala BPBD, Ade Hasrat.
Air yang menggenangi halaman RS dan Jalan Raya Jonggol–Cileungsi bahkan sempat mencapai 70 cm. Di Desa Cikahuripan, sejumlah rumah di Blok A hingga Z kembali terendam hingga 120 cm, menyebabkan evakuasi warga sakit dan pengungsian massal ke masjid serta rumah warga.
Ade menjelaskan, banjir dipicu luapan Kali Cibarengkok dan Kali Cikarang. Saat ini genangan mulai surut, menyisakan ketinggian air 20–30 cm di beberapa titik.
BPBD bersama TNI, Polri, Dinsos, perangkat desa, dan relawan telah melakukan kaji cepat, evakuasi, distribusi logistik, serta pembersihan lumpur pascabanjir. Namun warga tetap diminta waspada terhadap potensi bencana susulan.
“Perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut, terutama di wilayah yang berulang kali terdampak banjir akibat luapan sungai,” kata Ade.
Dalam rapat darurat, Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor akan memprioritaskan normalisasi saluran air guna mengurangi risiko banjir berulang. Selain itu, pemulihan infrastruktur dan bantuan bagi warga terdampak akan segera dilaksanakan.
Langkah Bupati Rudy ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena menunjukkan kepemimpinan tanggap darurat yang nyata dan cepat di lapangan.





