Dedie-Jenal Janji Atasi Kekurangan SMA Negeri di Kota Bogor

Debat Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diadakan Radar Bogor di kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Sabtu (5/10/2024). (Foto: Dok. UIKA TV)

bogortraffic.com, BOGOR- Kota Bogor tengah menghadapi persoalan serius dalam sektor pendidikan, khususnya terkait kekurangan bangunan SMA Negeri. Hal ini menyebabkan banyak siswa harus bersekolah di lembaga pendidikan swasta yang berbayar, atau bahkan terpaksa menghentikan pendidikan mereka.

Menanggapi masalah tersebut, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin (JM), berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang memiliki kewenangan atas pembangunan SMA.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah berbicara dengan Pemprov dan mereka berjanji dalam lima tahun ke depan akan dibangun dua SMA baru, yaitu di Kelurahan Kayumanis dan Rancamaya,” ungkap Dedie Rachim dalam Debat Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang diadakan Radar Bogor di kampus Universitas Ibn Khaldun (UIKA), Sabtu (5/10/2024).

Selain itu, untuk menanggulangi masalah pendidikan, pasangan ini juga berencana memperluas akses bagi siswa yang tidak bisa mendapatkan pendidikan formal. Mereka akan memfasilitasi Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) sebagai alternatif bagi masyarakat.

“Ada 40 PKBM di Kota Bogor yang akan menampung siswa secara gratis di tingkat SMP dan SMA. Kami berharap ini bisa menjawab kekhawatiran terkait kekurangan fasilitas sekolah,” tambah Jenal Mutaqin.

Melalui program ini, Dedie dan Jenal berharap dapat mengatasi tantangan pendidikan di Kota Bogor serta memberikan solusi yang lebih inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan