Cetak SDM Hilirisasi, IWIP dan WBN Kebut Program Beasiswa Weda Bay hingga ke Tiongkok

Guna cetak SDM industri unggul, PT IWIP dan WBN konsisten gulirkan Program Beasiswa Weda Bay dari jenjang S1 hingga S2 ke Tiongkok.

bogortraffic.com, HALMAHERA— Komitmen penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal terus dipacu di lingkar industri belahan timur Indonesia.

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) bersama Weda Bay Nickel (WBN) konsisten memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda lewat kontribusi dana bantuan studi berkala.

Bacaan Lainnya

​Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, Program Beasiswa Weda Bay IWIP difokuskan untuk memfasilitasi mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Tengah dan Halmahera Timur yang tengah menempuh pendidikan sarjana (S1) di berbagai perguruan tinggi nasional. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 92 mahasiswa telah menerima manfaat langsung.

​“Pengembangan SDM merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah dan bangsa. Melalui berbagai program pendidikan yang IWIP dan WBN jalankan, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas,” ujar Manager Hubungan Eksternal PT IWIP, Lukman Hakim, Senin (22/6/2026).

​Tak berhenti di jenjang sarjana domestik, IWIP melalui Eternal Tsingshan Group turut melebarkan sayap kerja sama strategis bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kemitraan ini melahirkan program beasiswa eksklusif untuk jenjang magister (S2) di University of Science and Technology Beijing (USTB), Tiongkok.

​Program internasional yang diinisiasi sejak 2024 ini menjaring 20 talenta terbaik Indonesia setiap tahunnya untuk mendalami ekosistem teknologi mutakhir, khususnya di bidang metalurgi dan hidrometalurgi yang menjadi pilar utama hilirisasi mineral nasional. Saat ini, proses wawancara ketat tengah berjalan untuk menyaring kandidat angkatan ketiga.

​Aditya Risvan Riansah, mahasiswa asal Boyolali yang kini memasuki tahun kedua studi magister di USTB Beijing, mengakui program ini sangat krusial dalam menyelaraskan teori akademik dengan realisasi industri modern dunia nyata.

​“Infrastruktur dan fasilitas industri modern harus didukung oleh SDM yang kompeten. Investasi di bidang pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan industri Indonesia dapat tumbuh secara berkelanjutan dan didukung oleh talenta terbaik bangsa sendiri,” urai Aditya.

​Melalui intervensi pendidikan berjenjang dari skala regional hingga global ini, IWIP dan WBN optimis mampu mencetak local champion baru yang siap mengawal kemandirian teknologi serta rantai pasok industri strategis nasional di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan