Uji Nyata Global Buktikan JAECOO J7 SHS-P Tangguh untuk Jarak Jauh, Tembus hingga 1,6 Ribu Km

JAECOO J7 SHS-P membuktikan keunggulan jarak tempuh SUV hybrid lewat uji nyata di 16 negara. Mampu melaju hingga 1.613 km, siap menjawab kebutuhan mobilitas Indonesia.

bogortraffic.com, BOGOR- Seiring persaingan teknologi kendaraan hybrid yang semakin ketat di pasar global, jarak tempuh menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kepraktisan sebuah SUV hybrid.

Faktor ini kini semakin krusial, terutama bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan efisien namun tetap fleksibel untuk berbagai kondisi perjalanan.

Bacaan Lainnya

Melalui pengujian nyata di 16 negara yang mencakup kawasan Eropa, Asia, Afrika, hingga Amerika Selatan, JAECOO J7 SHS-P menunjukkan performa jarak jauh yang relevan untuk kebutuhan berkendara sehari-hari di berbagai medan dan iklim.

Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menegaskan bahwa kendaraan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang dinamis.

“Begitupun bagi konsumen di Indonesia, kendaraan hybrid tidak hanya harus efisien, tetapi juga fleksibel untuk berbagai kebutuhan berkendara, mulai dari aktivitas harian di kota hingga perjalanan jarak jauh antarkota,” ujar Jim Ma.

Ia menambahkan,

“Pendekatan inilah yang kami bawa melalui J7 SHS-P, dengan teknologi yang dirancang untuk penggunaan nyata, yang telah dibuktikan melalui uji nyata di berbagai negara.”

Jarak Tempuh Melampaui Standar WLTP

Secara resmi, J7 SHS-P memiliki jarak tempuh hingga 1.200 km berdasarkan standar WLTP. Namun dalam pengujian independen di berbagai belahan dunia, capaian tersebut berhasil dilampaui secara signifikan.

SUV hybrid ini mencatatkan jarak tempuh 1.353 km di Inggris, 1.427,5 km di Asia Tenggara, bahkan mencapai 1.613,1 km di Meksiko. Seluruh data tersebut diperoleh dari kondisi berkendara nyata, mulai dari kemacetan perkotaan, jalan antarkota, hingga suhu ekstrem, bukan dari lintasan uji tertutup.

Keunggulan ini didukung oleh SHS Super Hybrid System yang mengombinasikan mesin dengan efisiensi termal hingga 44,5 persen serta motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 310 Nm.

Efisien Tanpa Bergantung Infrastruktur Pengisian Daya

Bagi pengguna global, J7 SHS-P menawarkan solusi mobilitas tanpa kekhawatiran terhadap keterbatasan titik pengisian daya. Kendaraan ini mampu melaju hingga 90 km dalam mode listrik murni, menjadikannya sangat hemat untuk penggunaan harian.

Sementara itu, pada perjalanan jarak jauh, konsumsi bahan bakarnya tercatat sekitar 6 liter per 100 km. Efisiensi tersebut terbukti dalam perjalanan lintas negara, seperti rute Paris–Berlin di Eropa yang dapat ditempuh hanya dengan satu tangki, serta rute Riyadh–Dammam di Arab Saudi tanpa perlu pengisian ulang.

Menariknya, performa J7 SHS-P tetap stabil meski baterai berada dalam kondisi rendah, dengan kemampuan akselerasi 0–100 km/jam dalam 7,9 detik.

Fitur Outdoor hingga Dukungan Global Chery Group

Tak hanya unggul dari sisi performa, J7 SHS-P juga dibekali fitur penunjang aktivitas luar ruang. Salah satunya adalah suplai daya eksternal hingga 3,3 kW yang memungkinkan pengguna menyalakan mesin kopi, kompor induksi, hingga proyektor dalam camping mode.

Kehadiran teknologi SHS ini turut memperkuat posisi Chery Group, induk perusahaan OMODA & JAECOO, yang pada Juli 2025 menempati peringkat ke-233 Fortune Global 500. Dengan total ekspor melampaui 5 juta unit, JAECOO terus mengusung filosofi “From Classic Beyond Classic” untuk membangun merek SUV dan off-road elegan berskala global yang kini telah hadir di 56 negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan