Ketua Percasi Bogor Janji Evaluasi usai Hasil Buruk di PON 2024

bogortraffic.com, BOGOR- Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bogor, Ajat R. Jatnika, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pencapaian para pecatur yang mewakili Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang berlangsung di Aceh dan Sumatra Utara.

Ajat menyebutkan bahwa hasil yang didapat kali ini harus menjadi bahan evaluasi mendalam, guna meningkatkan prestasi di masa depan.

Bacaan Lainnya

“Pecatur kita sebenarnya langganan emas, namun kali ini tampaknya pecatur dari provinsi lain lebih siap dengan tim yang lebih kuat,” ujarnya.

Dalam pandangannya, untuk memperbaiki capaian tersebut, perlu adanya regenerasi di kalangan pecatur. Ajat menekankan pentingnya pembinaan sejak dini untuk pecatur muda serta peran aktif dari pecatur senior sebagai mentor.

“Pecatur senior harus mampu menjadi mentor bagi adik-adiknya. Frekuensi bertanding yang tinggi akan membentuk pecatur-pecatur tangguh. Investasi jangka panjang dalam pembinaan lebih penting daripada hanya sukses dalam even tertentu,” jelas Ajat.

Hingga menjelang akhir penyelenggaraan PON XXI/2024, atlet catur Kabupaten Bogor belum berhasil meraih medali emas. Pecatur Bumi Tegar Beriman kalah bersaing dengan tuan rumah Sumut, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Pengurus Percasi Kabupaten Bogor, Endar Sakti Lubis, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, belum ada yang berhasil meraih medali emas.

Atlet catur Kabupaten Bogor, seperti Diajeng Theresa Singgih, berhasil meraih dua medali perak di catur kilat dan cepat pada nomor beregu putri. Selain itu, Arif Abdul Hafiz menyumbangkan satu medali perak di nomor catur kilat dan satu medali perunggu di nomor catur cepat perorangan putra.

Endar Sakti Lubis juga menambahkan bahwa pada PON 2024, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur merupakan lawan-lawan yang sangat kuat dan menjadi tantangan berat bagi tim Jawa Barat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan