Video Viral Wanita Dipukuli di Toko Sembako Ciomas, Polisi: Korban Sudah Lapor dan Jalani Visum

Ilustrasi Penganiayaan

bogortraffic.com, BOGOR Sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah toko sembako kawasan Ciomas, Kabupaten Bogor, viral di media sosial. Dalam video yang beredar luas pada Sabtu (28/6/2025), korban tampak dipukul hingga tersungkur ke lantai.

Peristiwa bermula saat wanita berkaus hijau tengah melakukan transaksi di kasir toko. Tiba-tiba seorang ibu berhijab merah datang menghampiri korban. Dalam rekaman video, wanita tersebut terlihat seperti menendang ibu berhijab merah itu. Sang ibu kemudian keluar toko dan memanggil seorang pria berbaju putih.

Bacaan Lainnya

Tak lama kemudian, terjadi cekcok antara dua wanita tersebut hingga berujung pada aksi saling pukul. Pria berbaju putih yang datang bersama ibu berhijab merah itu kemudian masuk ke dalam toko dan langsung memukul korban berkali-kali hingga jatuh tersungkur. Aksi kekerasan ini memicu reaksi netizen dan menjadi sorotan publik.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Ciomas Kompol Iwan Wahyudi membenarkan adanya laporan polisi dari pihak korban.

“Sudah, sudah buat laporan dan kita sudah buatkan visum ke rumah sakit. Korban pelapor belum bisa diambil keterangan karena keadaan masih belum stabil,” ujar Iwan kepada wartawan, Sabtu (28/6/2025).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka di bagian wajah, termasuk hidung. Polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan sebaran luka yang diderita korban.

“Di hidung, sekitar muka. Kita juga nunggu yang luka di mana saja karena itu ada bercak-bercak darah ya, percikan darah atau bagaimana. Kita nunggu hasil visum lukanya itu di mana aja nanti,” tambahnya.

Terkait proses hukum, pihak kepolisian belum melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku, lantaran korban belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Belum (ada penangkapan), karena si pelapor belum diambil keterangan, belum siap,” jelas Iwan.

Hingga saat ini, penyidik Polsek Ciomas masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan bukti dan menunggu kondisi korban stabil untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan video kekerasan demi melindungi privasi korban.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan