Gelar Roadshow Antikorupsi, Pemkab Bogor Perkuat Integritas Aparatur Desa

Inspektorat Kabupaten Bogor menggelar Roadshow Sosialisasi Antikorupsi 2026 di Kecamatan Sukaraja untuk cegah penyimpangan di tingkat desa.

bogortraffic.com, SUKARAJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Inspektorat terus memperkuat budaya antikorupsi hingga ke tingkat akar rumput.

Kecamatan Sukaraja menjadi sasaran Roadshow Sosialisasi Antikorupsi Tahun 2026 yang melibatkan unsur DPRD, Polres Bogor, Kejaksaan, hingga aparatur desa, Selasa (8/9/2026).

Bacaan Lainnya

​Langkah ini diambil untuk memperkuat integritas aparatur serta mencegah potensi penyimpangan anggaran sejak dini pada unit pemerintahan terdepan.

​Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor, Edi Suwito Sutono Putro, menegaskan bahwa penindakan tidak akan cukup tanpa dibarengi edukasi secara konsisten.

​“Inspektorat bukan kerjanya memeriksa saja. Polres dan Kejaksaan juga bukan hanya memeriksa. Kita bersama-sama memberikan edukasi untuk mengenali ruang-ruang yang berpotensi mengarah pada korupsi,” tegas Edi.

​Edi menambahkan, pesatnya perkembangan teknologi informasi membuat pengawasan publik makin terbuka sehingga integritas aparatur menjadi hal mutlak.

​“Yang mengawasi bukan hanya lembaga yang berwenang. Masyarakat juga mengawasi melalui berbagai kanal, termasuk media sosial dan layanan pengaduan. Karena itu, aparatur harus memahami aturan dan memiliki integritas dalam setiap menjalankan tugas,” ujarnya.

​Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga agar edukasi nilai-nilai integritas sampai hingga tingkat pemerintahan desa.

​“Pemberantasan korupsi tidak dapat dilakukan sendirian. Dibutuhkan sinergi antara legislatif, eksekutif, aparat penegak hukum, pengawas internal pemerintah, penyuluh antikorupsi, pemerintah desa dan masyarakat,” kata Edi.

​Camat Sukaraja, Rahmawati Aries, turut menyambut baik sosialisasi ini sebagai pengingat bagi seluruh perangkat kecamatan dan desa dalam mengelola anggaran publik secara aman.

​“Sosialisasi ini adalah wadah edukasi dan pencegahan agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan tenang, aman dan terhindar dari potensi penyimpangan hukum. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja kita semakin kuat,” kata Rahmawati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan